Sat Reskrim Polres Parepare Menampik, Terduga Pelaku Kekerasan Jalanan tak Diamankan oleh Pihaknya

  • Whatsapp
Sat Reskrim Polres Parepare Menampik, Terduga Pelaku Kekerasan Jalanan tak Diamankan oleh Pihaknya
Terduga Pelaku Diringkus Beredar di Media Sosial

PAREPARE, UPEKS.co.id – Kasus kekerasan jalanan yang terjadi di Jalan Mattirotasi, Kelurahan Cappa Galung, Kecamatan Bacukiki Barat, Kota Parepare, kemarin, dimana korbannya seorang remaja bernama Wahyu Hidayat (17), mengalami luka tebasan pada telapak tangan kiri dan kanan.

Akibatnya, Wahyu Hidayat terpaksa dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat perawatan medis. Tak hanya itu, juga beredar foto di sejumlah grup whatsApp, dimana 3 orang terduga pelaku diringkus menggunakan lakban, dengan caption “Mantap pak polisi pelaku semalam di Mattirotasi Parepare”.

Bacaan Lainnya

Kaur Bin Ops (KBO) Sat Reskrim Polres Parepare, Iptu Hasan Duna, saat dikonfirmasi mengungkapkan, pada pukul 01.00 dini hari tadi, keluarga dari korban bernama Sapri, telah melaporkan kejadian tersebut di Polres Parepare.

Sat Reskrim Polres Parepare Menampik, Terduga Pelaku Kekerasan Jalanan tak Diamankan oleh Pihaknya
KBO Sat Reskrim Polres Parepare, Aiptu Hasan Duna

Dia menampik jika foto terduga pelaku yang beredar di media sosial itu, bukan diamankan oleh pihak Polres Parepare.

“Mengenai yang beredar itu (foto penangkapan terduga pelaku), itu kami tidak pertanggung jawabkan karena mungkin dari pihak lain, jadi itu tidak benar bagi kami bahwa mereka (terduga pelaku) sudah diamankan,” ungkapnya saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (8/10/2021).

Menurutnya, sampai saat ini pihaknya masih berupaya mengungkap pelaku untuk diamankan dan status pelaku masih tahap Lidik dari pihak Polres Parepare.

“Kami luruskan apa yang beredar (foto penangkapan terduga pelaku), itu sumbernya bukan dari kami (Polres Parepare, yang jelasnya kami masih dalam penyelidikan siapa pelakunya,” ujar Iptu Hasan Duna.

Tim dari pihak Polres Parepare kata dia, masih di lapangan mencari sumber dan masih menunggu hasil penyelidikan.

“Dari beberapa kejadian yang terjadi kemarin itu ada beberapa yang telah kami ungkap, dari tim kami bentuk yakni Tim Lipan,” pungkasnya. (AU)

 

Pos terkait