Madrasah Berprestasi di KSM Tingkat Nasional, Kakanwil Kemenag Sulsel Siapkan Anggaran

  • Whatsapp
Madrasah Berprestasi di KSM Tingkat Nasional, Kakanwil Kemenag Sulsel Siapkan Anggaran

MAKASSAR, Upeks.co.id–Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Sulsel Drs Khaeroni, siap menyalurkan anggaran lebih kepada madrasah yang tampil sebagai pemenang pertama dalam ajang Kompetisi Sains Madrasah (KSM) tahun 2021 tingkat nasional.

Hal itu diungkap Khaeroni saat menyerahkan piala dan hadiah kepada 11 siswa-siswi pemenang KSM 2021 tingkat Sulsel, Sabtu 23 Oktober 2021. “Siswanya mampu meraih peringkat pertama, saya (kakanwil, red) menyiapkan anggaran peningkatan operasional bagi madrasah yang berprestasi,” ujarnya.

Bacaan Lainnya

Menurut Mantan Kepala Biro Umum IAIN Salatiga ini, pola berpikir harus mengubah cara berpikir kepada madrasah. Dimana madrasah berprestasi harus diberi apresiasi.

Kedepan, kata dia, pendidikan madrasah akan meledak dan bangkit sehingga menjadi harapan luar biasa. “Madrasah harus melakukan rekayasa sedemikian rupa agar siswanya memiliki kemampuan seperti sain, teknologi, robotic atau yang lainnya sehingga bisa menjadi kebanggan madrasah tersebut,” ungkapnya.

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas berpesan tentang pentingnya kejujuran, serta keterampilan yang handal dan  kompetitif. “Pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi seperti saat ini, dibutuhkan SDM yang berkarakter, jujur, kokoh, tahan uji, dan kompetitif, serta memiliki skill handal demi kemajuan bangsa dan NKRI,” pesan Menag saat memberikan sambutan secara virtual pada pembukaan KSM tingkat Nasional.

Menag mengapresiasi prestasi yang telah diraih siswa madrasah di bidang sains dan teknologi, baik tingkat nasional maupun internasional. Meski dihadapkan pada tantangan pandemi Covid-19, siswa madrasah tetap berprestasi dan menunjukkan kemandirian dalam olah pikir dan kreativitas.

“Manfaatkan ajang KSM ini dengan sebaiknya sehingga prestasi madrasah di bidang sains dan teknologi makin meningkat,” pesannya.

Kompetisi Sains Madrasah (KSM) tingkat Nasional tahun 2021. Ajang tingkat nasional ini diikuti 374 siswa madrasah dari 34 provinsi. Mereka adalah siswa terbaik yang terseleksi dari 76.496 pendaftar sejak tingkat Kabupaten/Kota. KSM dilombakan dalam tiga jenjang, Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan Madrasah Aliyah (MA).Madrasah Berprestasi di KSM Tingkat Nasional, Kakanwil Kemenag Sulsel Siapkan Anggaran

Sebelumnya, Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah M Isom Yusqi menjelaskan bahwa KSM tingkat Nasional akan berlangsung tiga hari, 23 – 25 Oktober 2021. Isom mengaku, pandemi Covid-19 yang sudah berlangsung hampir dua tahun menjadi tantangan tersendiri dalam pelaksanaan KSM. Karena adanya kebijakan pembatasan interaksi antar orang, KSM tahun 2020 digelar sepenuhnya secara daring sehingga disebut KSMO (KSM Online).

Sekretaris Panitia KSM Provinsi Sulsel Mujahidah Rapi mengungkapkan, setelah melalui seleksi KSM dari tingkat Kabupaten dan Provinsi, Sulsel menelorkan 11 orang Peserta yang merupakan Pemenang KSM Tingkat Prov. Sulsel per Mata Pelajaran per Jenjang (MI/SD, MTs/SMP dan MA/SMA dan sederajat).

Mereka yang lolos jenjang SD/MI masing-masing Amrullah Nur Robby juara Matematika Terintegrasi, asal MIS Al Bashirah Kota Makassar dan Asyifa Nayla Rasyid (IPA Terintegrasi) MIN Kabupaten Maros.

Untuk jenjang MTs/SMP Fian Firmansyah juara Matematika Teritegrasi asal MTs  Sa Lagosi Kabupaten Wajo. Hafizhah Dhiza Adillah (IPA Teradu Terintegrasi) asal SMP Islam Athirah Makassar, Afifah Nur Fauziah (IPS Terpadu Terintegrasi) SMP MTSS Wihdatul Ulum Kabupaten Gowa.

Selanjutnya jenjang MA/SMA Nurmawadah juara Matematika Terintegrasi MAS DDI Attaufiq Padaelo Kabupaten Barru. Khalidatul Khair Tamrin (Biologi Terintegrasi) MAN Insan Cendekia Gowa. Nailah Zhafirah Ramadhany Batara (Fisika Terintegrasi), SMA Islam Athirah Kabupaten Bone, Muh Syahrul Hidayat (Kimia Terintegrasi),  MAS AL Munawwarah Kota Parepare. Kemudian, Herdianto (Ehonomi Terintegasi) asal MAS As’adiyah Kabupaten Wajo. Maulana Akbar, (Geografi Terintegrasi)  MAS DDI Attaufiq Padaelo Kabupaten Barru. (rls)