Banyaknya Andalalin Tidak Dilaksanakan, Begini Kata Kapolres Parepare

  • Whatsapp
Banyaknya Andalalin Tidak Dilaksanakan, Begini Kata Kapolres Parepare
Kapolres Parepare, AKBP Welly Abdillah pada Pelaksanaan FGD Kepelabuhanan

PAREPARE, UPEKS.co.id – Kapolres Parepare, AKBP Welly Abdillah, hadir pada pelaksanaan Forum Grup Discussion (FGD) Kepelabuhanan, dilaksanakan Harian Parepos dan Parepos.co.id, didukung penuh oleh Pemerintah Kota Parepare, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), dan Pelindo, yang selenggarakan di Lago’ta Cafe & Resto, Kamis (21/10/2021).

Menurutnya, Polri bersama Basarnas, hanya sebagai supporting kepada Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Parepare. KSOP tetap bertanggung jawab terkait persoalan keamanan di pelabuhan.
Kemudian menyinggung terkait persoalan jalan, dimana dia menyebutkan, kebanyakan Analisis Dampak Lalu Lintas (Andalalin) tidak dilaksanakan.

Bacaan Lainnya

“Setiap pembangunan, pembangunan usaha, apapun itu, Andalalin harus dipikirkan. Bagaimana lalu lintas itu tidak terganggu adanya usaha. Jadi terkadang disini Andalalin-nya dipinggirkan. Sehingga akhirnya apa ? kecelakaan di jalan, keselamatan di jalan itu akan terabaikan,” tegasnya di hadapan peserta FGD Kepelabuhanan.

Saat ditanya terkait kasus jambret telah diamankan, kata dia, pihaknya tetap terus dikerahkan melaksanakan patroli. Unsur dari kejahatan itu lanjutnya harus dihilangkan.

“Tergantung sekarang, apakah warga masyarakat itu mau jadi targetnya kejahatan atau tidak. Sudah beberapa di medsos juga mengingatkan, ketika kita berkendara, banyaknya ibu-ibu tas di selempangkan atau tas digantung di sepeda motor. Alangkah baiknya disimpan di bagasi motor. Jadi tidak menjadi sasaran, sebenarnya bukan begal banyaknya, tapi jambret,” kata mantan Kapolres Barru ini.
Banyaknya faktor kejahatan itu lanjut Welly, salah satunya faktor ekonomi yang mempengaruhi juga, sehingga muncul lah pelaku-pelaku ini. (AU)

 

 

Pos terkait