Telkomsel Dukung Lancarnya Operasional Komunikasi Tim Evakuasi dan Penyelamatan Korban Sriwijaya Air

  • Whatsapp
Telkomsel Dukung Lancarnya Operasional Komunikasi Tim Evakuasi dan Penyelamatan Korban Sriwijaya Air

Telkomsel Dukung Lancarnya Operasional Komunikasi Tim Evakuasi dan Penyelamatan Korban Sriwijaya Air

MAKASSAR.UPEKS.co.id—Merespon jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182 di perairan laut Kepulauan Seribu,  Telkomsel turut berpartisipasi dengan memastikan kelancaran operasional komunikasi seluruh pemangku  kepentingan yang terlibat dalam proses evakuasi dan penyelamatan korban.

Bacaan Lainnya

Sejumlah upaya yang telah dilakukan dengan berkoordinasi bersama pihak TNI AL, Kepolisian RI hingga Badan  SAR Nasional (Basarnas) antara lain, penguatan kapasitas dan pengamanan kualitas jaringan telekomunikasi di  area Posko Basarnas di Jakarta International Container Terminal (JICT) 2-Pelabuhan Tanjung Priok.

Selain itu, Posko Crisis Center di Bandara Soekarno-Hatta Tangerang dan Bandara Supadio Pontianak, Rumah  Sakit Polri Kramat Jati, hingga melakukan penambahan BTS Merah Putih di KRI Semarang.

Direktur Network Telkomsel, Hendri Mulya Syam mengatakan, Keluarga besar Telkomsel mengucapkan duka dan belasungkawa yang mendalam atas peristiwa jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182 di perairan Kepulauan  Seribu.

Doa dan dukungan kami sampaikan kepada keluarga dari korban penumpang dan kru pesawat agar diberi  kekuatan dan keikhlasan atas musibah yang dialami.

”Kami bersama seluruh pemangku kepentingan akan selalu
hadir memberikan dukungan khususnya dalam memastikan kelancaran operasional komunikasi seluruh tim terkait,
guna percepatan proses evakuasi, penyelamatan dan identifikasi korban.” ujarnya.

Sejak Sabtu (9/1), Telkomsel telah melakukan penambahan kapasitas dan pengamanan kualitas jaringan BTS  yang mencakup area utama seperti Posko Basarnas di Jakarta International Container Terminal (JICT) 2-  Pelabuhan Tanjung Priok.

Lokasi lainnya, Posko Crisis Center di Bandara Soekarno-Hatta Tangerang dan Bandara Supadio Pontianak, serta  Posko Antemortem-DVI RS Polri Kramat Jati, guna mengantisipasi lonjakan trafik komunikasi di area tersebut  seiring dengan diaktifkannya sejumlah tim yang sudah mulai melakukan proses evakuasi, penyelamatan dan  identifikasi korban.

Selain itu, Telkomsel juga telah mengoperasikan tambahan masing-masing satu unit Compact Mobile BTS  (Combat) Telkomsel di area JITC 2 Pelabuhan Tanjung Priok dan RS Polri sebagai antisipasi kenaikan kapasitas  trafik komunikasi di sekitar lokasi Posko Basarnas dan Posko Antemortem-DVI.

Berkoordinasi dengan kesatuan Dinas Komunikasi dan Elektronika (Diskomlek) TNI AL, Telkomsel juga  mengoperasikan tambahan satu unit BTS Merah Putih di Kapal Rakyat Indonesia (KRI) Semarang yang telah  difungsikan sebagai salah satu KRI untuk proses evakuasi dan penyelamatan korban di titik jatuhnya pesawat
Sriwijaya Air SJ-182 di perairan Kepulauan Seribu.

BTS Merah Putih tersebut memiliki jangkauan layanan hingga dua kilometer, dan akan menunjang proses  komunikasi antara petugas yang berada KRI Semarang dengan seluruh petugas yang melakukan evakuasi dan  penyelamatan korban dari kapal kecil/sekoci serta KRI lainnya yang juga bertigas di perairan Kepulauan Seribu.

Lebih lanjut Hendri menjelaskan, di wilayah JICT 2-Pelabuhan Tanjung Priok, Telkomsel telah mengoperasikan  sekira 20 unit BTS yang didukung teknologi broadband terkini 4G LTE.

Sedangkan untuk wilayah di sekitar Pulau Lancang Kepulauan Seribu secara keseluruhan telah beroperasi 2 unit  BTS 3G/4G dengan jangkauan luas, untuk melayani kebutuhan akses komunikasi masyarakat dan para petugas di  wilayah 3T dan perairan perbatasan negara. (rls).

Pos terkait