Pimpin Rapat Evaluasi Penanganan COVID-19, Lukman: Pemkab Majene Fokus pada Tiga Aspek

  • Whatsapp
Pimpin Rapat Evaluasi Penanganan COVID-19, Lukman: Pemkab Majene Fokus pada Tiga Aspek
MAJENE, UPEKS.co.id—Plt.Bupati Majene, Lukman memimpin rapat
Evaluasi Penanganan Virus Corona atau disebut COVID-19 di Kabupaten
Majene, di ruang pola kantor Bupati Majene, Selasa (12/1/2021) malam.

Rapat dihadiri ketua DPRD Majene, Salmawati Djamado didampingi wakil
ketua, M.Idwar bersama Adiahsan serta Komisi III DPRD Majene. Turut
hadir Kajari Majene, Nursurya, Wakapolres Majene, Kompol Jufri,
perwakilan Kodim 1401, pimpinan OPD terkait serta Tim Satgas Covid-19
Majene.

Bacaan Lainnya

Plt Bupati Majene, Lukman mengatakan Penanganan Covid-19 di Kabupaten
Majene ada tiga  aspek yang dilakukan Pemkab Majene dalam penanganan
Covid-19,  mulai dari aspek Kesehatan, aspek Sosial dan aspek Ekonomi
semua sudah dijalankan secara maksimal.

” Tiga aspek baik kesehatan, Sosial dan Ekonomi terus kita jalankan
secara maksimal agar masyarakat terhindar dari dampak Covid -19.
Intinya persoalan Kesehatan, Sosial dan Ekonomi tidak akan
terlupakan,” ungkap Lukman saat meminpin rapat evaluaasi.

Menurut Lukman, Untuk dampak sosial mulai dari Bantuan Sosial
kemasyarakat melalui Bantuan Langsung Tunai Covid-19 dari Pemkab
Majene, Provinsi Sulawesi Barat, hingga Pemerintah Pusat akan terus
diupayakan untuk masyarakat.

Sementara Aspek Kesehatan, Pemkab Majene saat ini akan memaksimalkan
layanan perawatan melalui RSUD Majene dan perawatan di LPMP dan
didukung oleh seluruh Puskesmas membantu mentracking penyebaran virus
Corona.

“Hanya saja untuk perawatan di LPMP mungkin hanya sampai bulan Januari
ini saja, sebab kontrak antara Pemkab Majene dengan pihak LPMP sudah
berakhir Januari ini, untuk itu perawatan selanjutnya aakan dipusatkan
di rumah sakit Majene, pihak rumah sakit sudah menyediakan kamar
sebanyak 60 ruangan khusus pasien covid,” terangnya.

Lukman juga menegaskan, kepada Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19
Majene, agar terus melakukan upaya pencegahan penyebaran Covid-19
secara maksimal. Ia juga berharap agar kesadaran masayarakat untuk
senantiasa menggunakan masker, jaga jarak dan sering mencuci tangan,
harus tetap mengikuti protocol kesehatan.

“Soal protocol kesehatan kami akan melakukan penegasan, seperti acaara
pesta perkawinaan di Assamalewuan, kita juga akan membuat aturan dan
harus mengikuti protocol kesehatan, kemudian terkait usulan tadi
tentang penutupan perbatasan itu nanti modelnya lain, akan dikaji
dulu, karena tadi ada yang setuju ada juga yang mengatakan tidak perlu
karena clusternya sudah di dalam, intinya  kesimpulan rapat disamping
soal sanksi, kemudian sosialisasi, yang jelas kita prioritaskan
pencegahan,”pungkasnya. (Alim).

 

Pos terkait