SULAWESI SELATAN

Pentingnya Situs Sejarah Kepahlawanan Sebagai Kearifan Lokal

TAKALAR, UPEKS.co.id–Sebagai Anak Bangsa pastinya akan selalu ingat dan mengenang 75 Tahun silam. Tepatnya tanggal 10 November 1945. Pada saat itu terjadi satu peristiwa heroik bagi segenap Rakyat Indonesia,

Dalam mempertahankan kemerdekaan yang baru dua bulan diproklamasikan, pada 17 Agustus 1945.
Pertempuran hebat yang mendunia tersebut, selain mempertahankan kemerdekaan yang masih baru dua bulan.

Hingga saat ini peristiwa Heroik tersebut selalu kita peringati  sebagai HARI PAHLAWAN.

Kita sebagai Anak Bangsa senantiasa mengenang dan memperingati di setiap bulan November sebagai HARI PAHLAWAN.

Di Seantero Negeri ini, diberbagai kesempatan dan tempat selalu memuja serta memuji perjuangan para Pahlawan.

Mungkin ini bisa dikatagorikan salah satu penghormatan terhadap jasa para Pahlawannya.

Irwan yang biasa di sapa DJ Sebagai Generasi Muda dan pelanjut dari Generasi terdahulu tentu mengharapkan Pemerintah Daerah untuk membenahi situs sejarah yang ada,

“Salah satu yang perlu menjadi perhatian adalah nama Lapangan Olahraga Alun-Alun Makkatang Daeng Sibali yang sebahagian namanya sudah tidak kelihatan lagi,” pungkas Irwan yang juga Ketum DPD BAIN HAM RI Kab.Takalar.

Lebih jauh di jelaskan bahwa kita tidak dapat menyimpulkan siapa yang dapat kita salahkan, “kami juga menilai ada sesuatu yang hilang dan mungkin lenyap esensi dari segala wujud peringatan dan upacara yang kadang  megah dengan segala embel-embel lomba ini dan lomba itu.”ujarnya.

Dikatakannya mungkin kita tak sadar, bahwa kita terjebak pada kulit ketimbang isi, pengorbanan mereka adalah keikhlasan, kejujuran, mengutamakan persatuan,menjaga keharmonisan meskipun didalamnya banyak perbedaan.

“Mereka tak hendak suka kepentingan, Budaya Penikmat, abai pada hak dan kepentingan Saudara-saudara kita.” lanjut Irwan Rachman.

Saat ini kita butuhkan adalah nilai- nilai kepahlawanan itu sendiri. Bukan kita terobsesi ingin dan bercita-cita jadi Pahlawan.

“Pahlawan tidak bisa kita cita-citakan, namun sikap dan menteladani  kepahlawananlah yang mesti kita ‘kejar’ untuk dijadikan sikap dan perilaku kita dalam menjalankan aktivitas diberbagai kehidupan berbangsa dan bernegara,”pungkasnya.

Di tegaskan Irwan DJ Juga Praktisi Hukum  sekali lagi, selaku generasi penerus meminta kepada OPD terkait untuk segera menyempurnakan nama dari Lapangan dimaksud.

“Bangsa yang Besar adalah Bangsa yang menghormati Jasa-jasa para Pahlawannya,”pungkas Irwan DJ yang juga Praktisi Hukum dan Pendiri YLBH Cinta Keadilan Indonesia di Makassar(Jahar).

Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

#TRENDING

To Top