Jayadi Nas Apresiasi Terobosan Gubernur Sulsel, Groundbraeaking Twin Tower Makassar

Jayadi Nas Apresiasi Terobosan Gubernur Sulsel, Groundbraeaking Twin Tower Makassar

Jayadi Nas Apresiasi Terobosan Gubernur Sulsel, Groundbraeaking Twin Tower Makassar

LUTIM.UPEKS.co.id—Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Luwu Timur, Jayadi Nas mengatakan, patut disyukuri  pembangunan gedung Twin Tower Makassar ini nantinya akan dimanfaatkan sebagai gedung kantor Pemerintah  Provinsi Sulawesi Selatan dan DPRD.

Bacaan Lainnya

Ini merupakan bentuk sinergi dan kolaborasi yang diharapkan Gubernur Sulsel antar seluruh instansi Pemerintah  untuk ditempatkan dalam satu lokasi sehingga lebih mudah dan cepat untuk berkoordinasi.

“Intinya, kalau kita bersama atau kita bersatu segala yang kita kerjakan itu menjadi lebih baik. Karena itu, kami  sangat mengapresiasi apa yang dilakukan Gubernur Sulsel untuk menyatukan seluruh instansi dan memudahkan  pelayanan bagi masyarakat. Semua hal ini dilakukan semata-mata untuk kepentingan Sulawesi Selatan,” jelasnya.

“Terima kasih Gubenur Sulsel, Bapak Nurdin Abdullah atas inovasi dan terobosannya untuk menciptakan  peradaban baru di Sulawesi Selatan, dan selamat atas hari kelahirannya bertepatan dengan kegiatan  groudbraeking ini,” tutupnya.

Sebelumnya, Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah, menekan tombol tanda dimulainya groundbraeaking  pembangunan Twin Tower Makassar.

Turut mendampingi Wakil Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, Direktur Utama Perseroda PT. Sulsel Citra  Indonesia, Taufik Fachruddin, Unsur Forkopimda Sulsel dan PT. Waskita Karya selaku pemegang proyek Twin  Tower Makassar.

Groundbraeaking Twin Tower Makassar itu juga disaksikan langsung Penjabat sementara (Pjs) Bupati Luwu  Timur, Jayadi Nas, bersama 23 Kepala Daerah lainnya di Sulawesi Selatan di Kawasan Center Poin Of Indonesia  Makassar, Sabtu (07/11/2020).

Pembangunan Twin Tower Makassar ini dikerjasamakan PT. Sulsel Citra Indonesia dengan PT. Waskita Karya.  Gedung kembar berlantai 36 ini nantinya akan menyatukan semua kantor Pemerintahan Lingkup Pemerintah  Provinsi Sulawesi Selatan.

Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah mengatakan, gedung kembar ini akan menjadi gedung terintegrasi  sebagai pusat pelayanan Pemerintahan. Ada pula kantor DPRD Sulsel dan ruang kantor untuk Bupati/Walikota Se  Sulsel yang juga dilengkapi dengan fasilitas seperti mal, hotel dan restoran.

Nurdin Abdullah juga mengatakan, apresiasi Presiden RI, Joko Widodo atas geliat pembangunan di Sulawesi  Selatan meski ditengah Pandemi Covid-19.

Bahkan Presiden juga menyatakan kesiapannya untuk membantu  anggaran untuk kelancaran proses pembangunan Gedung Twin Tower.

“Kita ingin membangun sinergitas antara dinas, membangun secara terintegrasi semua. Tetapi kita punya kantor  jauh-jauhan semua, sementara kita punya peluang kita punya lahan di pinggir pantai ini sangat strategis untuk kita  jadikan pusat Pemerintahan,” sebutnya.

Lanjur Nurdin Abdullah, pembangunan gedung ini tidak menggunakan dana APBD maupun APBN tapi dengan sistem keyturn. Itu artinya, nanti bangunan ini selesai baru dibayarkan ke pihak PT. Waskita Karya.

Gedung ini  akan dibangun selama 18 bulan dengan anggaran pembangunan Rp. 1,9 triliun.

“Nanti setelah selesai baru kita bayar. Itupun tenggang waktu 25 tahun,” jelas Nurdin.

Dirinya menjelaskan bahwa, Kantor Gubernur yang ada saat ini, nantinya akan dijadikan ruang terbuka hijau  (RTH). “Yang lama itu jadi RTH, kita harapkan akan dinikmati masyarakat sekitar sana menjadi RTH, sehingga semakin banyak publik space yang akan kita miliki,” ungkap Nurdin. (yustus).

Pos terkait