MAKASSAR CITY

Ubur-ubur Gagalkan Peredaran Sabu Asal Kalimantan Timur

Ubur-ubur Gagalkan Peredaran Sabu Asal Kalimantan Timur

MAKASSAR, UPEKS.co.id — Tim Ubur-ubur Satuan Narkoba Kepolisian Resort Kota Besar (Polrestabes) Makassar, berhasil menggagalkan peredaran sabu asal Nunukan, Kalimantan Utara (Kaltara).

Sabu asal Nunukan yang berhasil digagalkan peredarannya di Makassar, sebanyak delapan bal besar atau seberat sekitar 400 gram. Barang haram itu disita dari salah satu rumah kos di Jl Veteran, Makassar.

Wakasat Narkoba Polrestabes Makassar, Kompol Indra Waspada mengatakan, penangkapan itu berhasil dilakukan setelah anggota under cover by di Jl Veteran, Makassar.

“Setelah berhasil ditemukan barang bukti tersebut, ternyata pemiliknya telah melarikan diri di Kota Parepare. Alhasil, pelaku yakni ML alias Pacci (43) diamankan di Hotel Lotus Kota Parepare, ” kata Indra, Sabtu (3/10/20).

Pelaku sebut Indra ditangkap di Parepare, karena bersangkutan mencoba melarikan diri ke Tarakan, Kalimantan Timur. Namu setelah dilakukan penangkapan, pelaku mengaku menyimpan barang di rumah kos di Jl Veteran.

Ubur-ubur Gagalkan Peredaran Sabu Asal Kalimantan Timur

“Bersangkutan ini merupakan warga dari Tarakan. Jadi memang sudah jaringan internasional dan dia memang berniat untuk mengedarkan sabu ini di Kota Makassar, ” sebut mantan Kasat Narkoba Polres Pelabuhan Makassar ini.

Menurut pelaku lanjut Indra, sabu yang di bawa ke Makassar sebayak 500 gram. 100 gram lainnya sudah beredar atau sudah dijual kepembeli dan yang berhasil disita hanya 400 gram.

“Pelaku tiba di Makassar, sejak t12 September dan memang yang bersangkutan diarahkan oleh seorang bandar dari Malaysia. Pelaku hanya diarahkan untuk menjual di Kota Makassar dan pelaku ini merupakan residivis baru keluar dari Lapas di Tarakan, ” lanjutnya.

Mantan Kasat Narkoba Polres Sidrap ini menuturkan, pelaku ini jadikan sumber kehidupan sebagai kurir sabu dan pelaku hanya menunggu perintah dari bosnya yang berada di Malaysia.

“Kabarnya kalau sudah ada pembelinya pelaku itu akan diarahkan ke mana barangnya akan diantar sama bosnya. Tujuannya memang ke Makassar untuk mengedarkan sabu ini dan inj merupakan sistem jaringan Internasional, ” tutur Indram

Sementara nenurut pengakuan pelaku, Pacci, dirinya membawa sabu tersebut dengan upah Rp 75 juta. “Tapi saya dikasih setelah habis terjual sabu-sabu yang saya bawa itu, ” ucap Pacci saat kasusnya dirilis di Mapolrestabes Makassar, Sabtu (3/10/20).(Jay)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

#TRENDING

To Top