SULAWESI SELATAN

Menuju Hak Angket,19 Anggota DPRD Ikut  Bubuhkan Tanda Tanda, Legislator Gerindra Belum Bersikap

Menuju Hak Angket,19 Anggota DPRD Ikut  Bubuhkan Tanda Tanda, Legislator Gerindra Belum Bersikap

TAKALAR, UPEKS.co.id–Rapat paripurna DPRD Hak interpelasi dengan agenda mendengarkan jawaban Bupati Takalar H Syamsari Kitta,S.Pt.MM namun yang direkomendasi untuk mewakili Bupati yakni Plh Sekda Takalar Rahmansyah Lantara.jumat,(2/10/20)

Rapat Paripurna hak Interpelasi dipimpin langsung oleh ketua Dewan Perwakilan Rakayat Daerah ( DPRD) Darwis Sijaya  didampingi oleh Wakil Ketua H Jabir  Bonto.

Dalam Rapat paripurna tersebut hadir sudah bertanda tangan sebanyak 19 orang  11 orang tidak hadir.

Sempat suasana, ruang Sidang Paripurna lantai dua  memanas karena jawaban yang di minta oleh para legislator tidak bisa memberikan jawaban sesuai dengan nalar berpikirnya,dan paling banyak disorot adalah Program  P22 SK-HD.

Legislator menyiapkan 20 pertanyaan kepada Bapak Bupati Takalar hanya satu pertanyaan soal yang di lontarkan oleh Partai Perjuangan Demokrasi Indonesia (PDIP) belum bisa terjawab sesuai sehingga sidang langsung diskorsing.hingga selesai shalat Magrib.

Bahkan H Nurdin dari PPP sangat bersemangat untuk melakukan hak angket terhadap pelaksanaan pemerintah kabupaten Takalar saat ini di nahkodai oleh H Syamsari Kitta.

Selain itu ada juga wakil ketua H Jabir Bonto,dan Ketua DPRD,psebagai inisiator hak angket.

Usai  sidang diskorsing  di lanjutkan paripurna Hak interpelasi DPRD Kabupaten Takalar dan  telah merampungkan kesimpulan rapat paripurna penggunaan hak interpelasi, Jumat (2/10/2020) malam.

Rekomendasi yang dihasilkan pada rapat Internal  DPRD  yang dihadiri 19 legislator, sepekat  memutuskan menolak seluruh jawaban Bupati Takalar yang diwakili oleh Plh Sekkab Rahmansyah Lantara.

Ketua DPRD Takalar, Darwis Sijaya, mengatakan, rapat paripurna memutuskan melanjutkan ke penggunaan hak angket.

Menuju Hak Angket,19 Anggota DPRD Ikut  Bubuhkan Tanda Tanda, Legislator Gerindra Belum Bersikap

“Keputusan penggunaan hak angket  tersebut diambil dalam rapat paripurna dan sudah diketuk palu.”ujarnya.

Menurut dia Keputusan akhir kita lanjutkan ke penggunaan hak angket. “Kita menolak jawaban perwakilan Bupati Takalar,” kata Ketua DPRD, Darwis Sijaya, kepada wartawan Jumat (2/10/20) malam.

Kata Darwis Sijaya Hak Angket DPRD adalah sebuah hak untuk melakukan penyelidikan yang dimiliki oleh DPRD.

Penggunaan hak angket dipakai untuk memutuskan bahwa pelaksanaan suatu undang-undang dalam kebijakan Pemerintah yang berkaitan dengan hal penting, strategis, dan berdampak luas pada kehidupan bermasyarakat, berbangsa, bernegara bertentangan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Darwis Sijaya melanjutkan, rapat paripurna juga telah membentuk tim Panitia Khusus (pansus) untuk penggunaan hak angket.

Tim pansus nantinya akan bertugas melakukan penyelidikan terhadap berbagai dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh  Syamsari Kitta.

“Kita sudah bentuk pansusnya. Senin tim pansus sudah mulai bekerja,” tambah Darwis Sijaya.

Sementara itu, anggota Fraksi Takalar Hebat, H Nurdin HS mengatakan, penggunaan hak angket itu diusung oleh 18 anggota legislatif.

Ia mengatakan, 18 anggota legislatif yang telah bertanda tangan itu telah memenuhi syarat untuk penggunaan hak angket.

“Hak angket itu diusulkan minimal 7 legislator dari dua fraksi berbeda. Sedang ini sudah ditandatangani oleh 18 legislator,” kata Nurdin.

Satu anggota legislatif yang hadir dalam rapat paripurna belum mengambil sikap. Legislator tersebut yakni Aswin Majid dari Fraksi Gerindra.

Menurutnya, Aswin Majid belum mengambil belum bersikap  karena ingin meminta petunjuk kepada pengurus partai wilayah.

“Sebenarnya tiga legislator Fraksi Nasdem ingin meminta petunjuk kepada pengurus partai wilayah, tapi mereka terlanjur bertanda tangan ketika diketuk palu. Dan itu sudah tidak bisa ditarik,” kata Nurdin usai.Rapat Paripurna Interpelasi (Jahar).

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

#TRENDING

To Top