Indeks Kepercayaan Masyarakat pada Polri 79.4 Persen

  • Whatsapp
Indeks Kepercayaan Masyarakat pada Polri 79.4 Persen

Indeks Kepercayaan Masyarakat pada Polri 79.4 Persen

TAKALAR,UPEKS.co.id—Polri memasuki umur 74 tahun bukanlah waktu yang singkat dan mudah untuk dilalui  berbagai dinamika dan pasang surutnya cobaan rintangan tantangan dan hambatan tanda telah mewarnai  perjalanan sejarah pengabdian polri

Bacaan Lainnya

“Namun kondisi tersebut tidak menyurutkan langkah polri sebaliknya akan memperkaya dan memperkuat nilai-nilai
kejuangan insan sebagai ukiran prestasi yang tercatat dalam lembaran sejarah bangsa Indonesia yang kita cintai,”terang Kapolres Takalar, Kamis,(2/7/20).

Kapolres Budi Wahyono,Polri menjadi lebih tegar dan matang dalam mengemban tugas pengabdian sebagai  pemelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum serta pelindung pengayom dan pelayan  masyarakat.

“Situasi Kamtibmas yang secara umum berjalan aman dan kondusif dewasa ini merupakan bukti nyata dari  sumbangsih, tidak kenal lelah dan putus asa,”pungkasnya.

Lebih jauh dikatan,meskipun di hadapkan berbagai kendala dan keterbatasan, “Saya mengucapkan terima kasih  dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh personil jajaran Polda Sulawesi Selatan.”terangnya

Untuk itu Kinerja dan partisipasinya dalam mengawal dan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama  masa pandemi covid 19 yang sudah melebihi dari panggilan tugas.

“Protokol kesehatan tetap dikedepankan dan pastikan tugas sebagai ibadah kepada Allah subhanahu wa ta’ala  yang maha kuasa sehingga laksanakan dengan tulus ikhlas dan penuh kesabaran” ujarnya.

“Saya bangga meskipun, di hadapkan berbagai tantangan yang cukup berat di masa pandemi covid 19  ini,”bebernya.

Namun polri berupaya semaksimal mungkin menampilkan kinerja yang lebih baik. “Khususnya dalam mengatasi  berbagai jenis kesehatan yang terus berkembang,baik kejahatan konvensional kejahatan transnasional kejahatan  terhadap kekayaan Negara maupun kejahatan yang berimplikasi kontijensi,”tuturnya.

Lanjutnya,kasus-kasus yang menyangkut internasional seperti terorisme narkoba dan maupun luar negeri di  lingkungan internal polri khususnya di bidang pembinaan.

“Dilakukan berbagai upaya dalam rangka merubah mindset dan kultur guna menampilkan sosok yang lebih  melayani secara transparan dan akuntabel untuk itu telah menjalin kerjasama dengan berbagai pengawas  eksternal baik lembaga pemerintah seperti BPK RI Komnas HAM ombudsman RI dan kompolnas maupun dengan  berbagai lembaga swadaya masyarakat lainnya,”tuturnya.

Hal itu dilakukan,perubahan untuk mewujudkan polri yang lebih baik dari waktu ke waktu. “Personil jajaran Polda Sulsel tengah berupaya dan bekerja keras sehingga kepercayaan publik semakin baik dari waktu ke  waktu.

Kata mantan Kapolres Sidrap itu, berdasarkan survei, opini publik oleh indikator politik, polri pada urutan ke tiga  setelah TNI dan presiden dengan indeks kepercayaan 79,4%.

“Hal ini dapat menjadi rujukan dalam pelaksanaan tugas, dengan tetap mengedepankan tindakan pre-emtif,preventif dan penegakan hukum merupakan alternatif terakhir”jelasnya .(Jahar).

Pos terkait