
KOLAKA,UPEKS.co.id—Kasus positif Corona Virus Disease 2019(Covid-19) di Kabupaten Kolaka Sulawesi Tenggara(Sultra) kini bertambah lagi satu orang yaitu seorang anak balita perempuan umur empat tahun warga Kecamatan Pomalaa dinyatakan positif.
Hal itu diungkapkan juru bicara (jubir) Gugus tugas(Gustas) percepatan penangangan Covid-19 Kabupaten Kolaka dr.Muh Aris dalam siaran persnya melalui audio yang diupload dalam WhatsApp group Satgas Gustas Covid-19 Kab Kolaka pada(5/7/20).
Aris menjelaskan, saat ini yang terkonfirmasi positif Covid-19 sudah empat orang, terdiri dari dua kasus lama dan sudah sembuh. Satu lagi kasus baru seorang anak perempuan umur empat tahun warga Kecamatan Pomalaa kini dikarantina di kompleks Sentra Industri Kecil dan Industri Menengah (Sikim), bersama kasus positif sebelumnya seorang laki-laki 23 tahun sudah lebih dulu masuk karantina di Sikim.
Aris menjelaskan, kasus baru terkonfirmasi positif ini merupakan kasus poradik. Karena tidak ditemukan adanya hubungan dengan klaster yang ada di Sultra.
Tetapi kasus ini ditemukan saat dilakukan rapid tes secara massal,
dan ditemukan reaktif satu keluarga sehingga diambil sample swabnya.
“Kasus ini ditemukan saat rapid tes secara massal dilakukan, dan satu keluarga dinyatakan reaktif sehingga diambil sample swabnya, dan satu orang dinyatakan positif,”jelas Aris.
Lanjut Aris, Orang Dalam Pantauan(ODP) sebelumnya146 orang, kini bertambah menjadi 150 orang diantaranya 146 orang selesai dalam pemantauan, dan empat orang masih dalam proses pemantauan.
Selanjutnya kata Aris Pasien Dalam Pantauan(PDP) ada tiga orang kasus lama, yaitu dua orang swab PCR nya negatif dan satu orang meninggal dunia.
Begitupun halnya dengan Orang Tanpa Gejala(OTG) kata Aris sebelumnya 20 orang kini meningkat sampai 180 orang.
“OTG ini adalah orang yang kontak dengan pasien terkonfirmasi positif,”ujar Aris.
Selanjutnya kata Aris saat ini penggunaan rapid tes yang sudah dilakukan sebanyak 13.249 PSC, terdiri dari 5.449 dilakukan oleh Gustas dan 7.800 dilakukan oleh Antam Sultra. Hasil dari rapid tes itu ada 136 orang dinyatakan reaktif sebelumnya 72 orang.
‘Sehingga penggunaan rapid tes sampai hari ini 5 Juni 2020 sudah mencapai 13.249 PCS,”ungkap Aris mantan Kepala Puskesmas Wundulako.
Ia berharap kepada masyarakat bilamana Covid-19 menginginkan cepat berlalu, maka marilah kita semua mematuhi semua protokol kesehatan.
“Jadi marilah kita semua patuh, bila menginginkan masalah ini cepat berlalu,”harap Aris Ketua IDI Kab Kolaka. (pil)




