Gerakan Tengok Tetangga Sasar Warga Lumpuh dan Lansia

  • Whatsapp
Gerakan Tengok Tetangga Sasar Warga Lumpuh dan Lansia

Gerakan Tengok Tetangga Sasar Warga Lumpuh dan Lansia

SINJAI.UPEKS.co.id—Gerakan TengokTetangga (GTT) yang digalakkan di Kabupaten Sinjai terus bergerak.

Bacaan Lainnya

Gerakan yang diinisiasi Putra Wakil Bupati Sinjai ini menemui beberapa tetangganya berinteraksi. Beberapa yang ditemui diantaranya penderita lumpuh, Lansia dan perempuan yang tinggal seorang diri.

Andi Muhammad Aflah Aiman, selaku inisiator gerakan ini mengungkapkan tingginya respon para tetangga yang  ditemui. Menurutnya di tengah pandemi COVID-19, kepekaan sosial masyarakat sedang diuji.

Disinilah peran tetangga sangat dibutuhkan, lanjutnya. Dengan mengunjungi tetangga, dia berharap persoalan  kelaparan dan adanya warga tak terurus bisa diatasi.

“Gerakan ini tidak membutuhkan modal besar. Tidak perlu menunggu banyak, tapi cukup apa yang kita miliki kita  sisihkan ke tetangga,” ungkap Aiman, disela sela kunjungannya ke tetangga, Ahad 03 April 2020.

Aiman  bersama saudaranya selama ramadhan ini tiap hari mengunjungi tetangganya berbincang dan menyisihkan
panganan buka puasa ala kadarnya.

Dia mengatakan aksi sosial tersebut diharapkan bisa diterapkan seluruh warga Sinjai, mulai dari kota hingga ke  pelosok desa, sehingga tidak ada lagi tetangga yang kekurangan bahan pangan.

“Beberapa hari ini saya bertemu dengan orang orang tangguh meski dalam keterbatasan. Ada mba Iyah yang  tinggal sendiri mengadu nasib di Kabupaten Sinjai dari Pulau Jawa. Ada nenek Ramiah yang hidup bersama  anaknya yang lumpuh dan ada pak Ambo Tuo yang hidup bersama istrinya menikmati masa tua dan ada pak  Usman yang juga menikmati masa pensiun bersama sang istri. Semoga keberkahan selalu bersama keluarga keluarga tangguh ini,” ungkap Aiman.

Dia mengajak semua warga agar tergerak menggalakkan aksi gerakan yang sederhana ini Mari bergandeng  tangan menggalakkan “Gerakan Tengok Tetangga”Semoga gerakan ini dapat menembus relung hati kita untuk  senantiasa berbagi dengan tetangga,” katanya.

Selain para tetangga yang responnya sangat bagus, beberapa warga juga mulai tertarik dengan gerakan ini.  Banyak yang bertanya bagimana agar bisa terlibat dalam gerakan ini.

Aiman menjelaskan, untuk terlibat dalam kegiatan sosial ini, cukup perhatikan tetangga terdekat, bantu jika dia  membutuhkan . Kalau ini dilakukan semua orang, maka yakin saja tidak akan ada lagi kasus warga yang meninggal  hanya karena kelaparan. (rls).

Pos terkait