MAJENE, UPEKS.co.id—Dampak perekonomian akibat wabah virus corona (Covid-19) para pedagang di pasar
sentral Majene mulai merasakan dampak virus corona. Sejak beberapa pekan terakhiri, daya beli masyarakat turun drastis.
Akibatnya, para pedagang di pasar sentral mengaku omset penjualannya turun drastis. Mereka berharap kondisi masyarakat segera pulih dan normal, apalagi saat-saat menjelang bulan puasa.
Wahidah salah seorang pedagang barang campuran di pasar sentral , mengaku sejak virus corona merebak ia sudah merasakan dampaknya, para pembeli yang datang di pasar sentral terlihat mulai sepi.
“Sejak maraknya wabah virus corona ini, penjualan sangat minim. Omset pun mulai turun drastis, bahkan hampir mencapai 90 persen. Untuk menjual barang sangat kesulitan. Semua pedagang di pasar sentral ini merasakan dampaknya,”ungkap Wahida, Jumat (10/04/2020).
Ia menuturkan, sepinya pengunjung di pasar ini sudah berlangsung kurang lebih tiga pekan terakhir. Namun, menurut dia, kondisi yang paling parah dirasakan pedagang sejak sepekan terakhir ini,
”Masyarakat tidak berani keluar rumah untuk berbelanja, apalagi hari ini ada imbauan pemerintah agar masyarakat tidak keluar rumah selama tiga hari mulai 10 hingga 12 April, pasar terlihat sangat sepi,”sebutnya.
Senada juga dikatakan pedagang lainnya Ahmad, sudah sejak awal Maret lalu, kondisinya sepi. Tetapi yang paling parah itu seminggu terakhir ini, banyak masyarakat yang hanya berdiam diri dirumah mengikuti anjuran dan imbauan pemerintah untuk menghindari penularan corona.
“Sejak munculnya wabah virus corona, hanya beberapa saja masyarakat yang datang belanja. Padahal, biasanya pasar dipadati masyarakat pembeli, apalagi saat-saat menjelang bulan puasa, seperti tahun lalu bayak masyarakat yang datang belanja,” ungkapnya. (Alimukhtar).




