UNM Gelar Ujian Tulis TPA Jalur Mandiri 2026, 5.351 Peserta Berebut 2.636 Kursi

UNM Gelar Ujian Tulis TPA Jalur Mandiri 2026, 5.351 Peserta Berebut 2.636 Kursi

MAKASSAR, UPEKS— Universitas Negeri Makassar (UNM) mulai melaksanakan Seleksi Mandiri Jalur Ujian Tulis Tes Potensi Akademik (TPA) Tahun 2026 pada Rabu (1/7/2026). Pelaksanaan ujian digelar dalam empat sesi sebagai tahapan akhir penerimaan mahasiswa baru melalui jalur mandiri.

Pelaksana Tugas (Plt) Rektor UNM, Prof. Dr. Farida Patittingi, S.H., M.Hum, mengatakan seleksi penerimaan mahasiswa baru di perguruan tinggi negeri mengacu pada Peraturan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Permendikti Saintek) tentang Penerimaan Mahasiswa Baru Program Diploma dan Sarjana di Perguruan Tinggi Negeri.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, terdapat tiga jalur resmi penerimaan mahasiswa baru, yakni Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT), dan Seleksi Mandiri.

“Seleksi Mandiri di Universitas Negeri Makassar ditujukan untuk menjaring calon mahasiswa yang memiliki kemampuan akademik maupun non-akademik,” ujar Farida dalam konferensi pers di Menara Pinisi UNM, Rabu (1/7/2026).

Farida mengungkapkan, minat masyarakat untuk melanjutkan pendidikan di UNM tahun ini masih sangat tinggi. Dari total 57.086 pendaftar melalui seluruh jalur seleksi, hanya 11.752 calon mahasiswa yang dinyatakan diterima atau sekitar 20,58 persen dari keseluruhan pendaftar.

Rinciannya, melalui jalur SNBP sebanyak 21.366 peserta mendaftar dengan daya tampung 3.893 mahasiswa atau 33,13 persen dari total kuota penerimaan.

Sementara jalur SNBT diikuti 30.369 pendaftar dengan kuota 5.223 mahasiswa atau 44,44 persen. Adapun jalur mandiri menyediakan kuota 2.636 mahasiswa atau sekitar 22,43 persen dari total daya tampung, dengan jumlah pendaftar mencapai 5.351 orang.

Ia menjelaskan, seleksi mandiri UNM tahun ini terdiri atas tiga skema, yakni jalur prestasi yang diperuntukkan bagi siswa berprestasi, aktivis organisasi, serta hafiz Al-Qur’an, jalur menggunakan nilai UTBK, dan jalur ujian tulis TPA.

Pengumuman kelulusan jalur prestasi dan jalur nilai UTBK telah dilakukan pada 23 Juni 2026. Sementara peserta jalur ujian tulis TPA mengikuti tes pada 1 Juli 2026 dan hasilnya dijadwalkan diumumkan pada 10 Juli mendatang.

Dalam pelaksanaannya, UNM menyiapkan 15 lokasi ujian yang tersebar di lingkungan kampus dengan total 48 ruang ujian. Sebanyak 1.092 unit komputer disediakan pada setiap sesi untuk mendukung kelancaran pelaksanaan tes berbasis komputer.

Selain menyiapkan sarana, UNM juga mengerahkan pengawas umum, pengawas lokasi, pengawas ruang, teknisi teknologi informasi, hingga pengawas khusus bagi peserta berkebutuhan khusus.

Farida menegaskan, penyelenggaraan seleksi mandiri tahun ini mengedepankan prinsip integritas, profesionalitas, serta pencegahan terhadap segala bentuk kecurangan.

“Pengawas diarahkan agar bekerja profesional, objektit, teliti, disiplin, aktif mengawasi, dan tidak memberi ruang bagi pelanggaran tata tertib, sambil tetap menciptakan suasana ujian yang aman, tenang, nyaman, dan kondusif bagi peserta,” tegasnya.

UNM juga memastikan seluruh peserta memperoleh kesempatan yang setara, termasuk penyediaan layanan bagi peserta berkebutuhan khusus melalui penempatan pengawas khusus sebagai bentuk komitmen terhadap penyelenggaraan seleksi yang inklusif.

“Ketersediaan pengawas khusus merupakan bagian dari komitmen UNM untuk menghadirkan seleksi yang adil, aksesibel, dan bermartabat bagi semua peserta,” tambah Prof Farida.

Ia menambahkan, universitas tidak akan memberikan toleransi terhadap segala bentuk kecurangan, kelalaian prosedur, maupun intervensi yang berpotensi mencederai objektivitas proses seleksi.

“Prinsip ini sejalan dengan komitmen institusional UNM dalam penguatan Zona Integritas (ZI-WBK) yang menjadi salah satu agenda strategis kepemimpinan saat ini,” tutupnya. (jir)