LUWU, UPEKS.co.id– Ketua DPRD Luwu, Rusli Sunali mengatakan memberi jempol dan “angkat topi” pada organisasi Pemuda Pancasila (PP) yang luar biasa aktif membantu pemerintah dalam memerangi penyebaran covid-19 di Kabupaten Luwu.
Penyampaian Ketua Partai PPP Luwu ini sekaligus sebagai klarifikasi atas wacana yang berkembang di publik terkait ungkapnya yang miring pada ormas loreng hitam orange itu.
“Saya tidak pernah menuduh jika Pemuda Pancasila membagi bantuan APD pada Puskesmas atau kemana saja dengan menggunakan APBD. Saya justru mengatakan manaruh hormat dan salut apa yang dia lakukan membantu pemerintah,” ungkap Rusli Sunali di ruanganya siang tadi, Selasa (21/4/2020).
Di hadapan Kader Pemuda Pancasila, Rusli Sunali menegaskan, jika ada Bahasa sumbang yang keluar itu hanya salah paham semata.
Dia menjelaskan pada saat rapat bersama SKPD kemarin memang dirinya menyebut Pemuda Pancasila tapi apa yang berkembang itu sama sekali berbeda.
“Saya ini bagian dari PP juga jauh sebelum ade-ade ini masuk PP,” ungkapnya.
Pada kesempatan ini PP juga menyerahkan laporan sumber dana dan penggunaan dana yang dipakai oleh PP dalam memerangi Covid-19. Untuk diketahui PP sama sekali tidak menggunakan APBD saat pengadaan APD tapi dari swadaya ormas yang menggunakan segala kreativitsasnya seperti menjahit masker dan lain-lain.
Diketahui Ketua Sapma Adiatma, Aviv Hamka, Rahmat, bersama kader PP lainnya mendatangi DPRD Luwu untuk meminta klarifikasi dari pernyataan Rusli Sunali terkait APD yang dibagikan oleh ormas PP.
Rusli Sunali pada rapat mengatakan bahwa APD yang dibagikan oleh PP di Puskesmas di Walmas dan beberapa lokasi lain di Luwu adalah dari eksekutif padahal itu tidak benar. (Kartini)




