ENREKANG,UPEKS.co.id — Bupati Enrekang Muslimin Bando mengapresiasi dan memberi dukungan diselenggarakannya Refreshing Da’i dan pelatihan Muballiq Zona III. Hal ini disampaikan Bupati saat menghadiri dan meresmikan acara tersebut yang berlangsung di Aula STKIP Muhammadiya Enrekang.
Selain Bupati, hadir Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Wajo, PDM Sidrap, PDM Pinrang, PDM Enrekang, PDM Toraja dan PDM Toraja Utara dengan tema “Selamatkan Ummat”.
Dalam sambutannya, MB mengatakan kegiatan ini dinilai sangat penting untuk memberikan bekal kepada para Da’i dan Muballiq sebelum mereka turun kemasyarakat. Salah satunya adalah dalam upaya menangkal paham radikal yang selama ini sangat mengkhawatirkan.
“Radikalisme merupakan ancaman yang nyata bagi bangsa Indonesia saat ini. Kader Muhammadiyah harus menjadi garda terdepan untuk menangkal jika ada indikasi-indikasi di masyarakat yang mengarah pada gerakan radikalisme,” kata MB.
Dia menambahkan, 90 Tenaga Ahli Agama yang telah diangkat oleh Pemda juga bisa menjadi solusi untuk menangkal radikalisme. Sebab, mereka telah dibekali pemahaman keislaman yang moderat, toleran serta rahmatan lil alamin.
“Sehingga mereka yang telah disebar di tengah-tengah masyarakat bisa mensosialisasikan dan memberi pemahamanan sekaligus pencerahan kepada masyarakat tentang ajaran Islam yang benar,” ujarnya.
Terakhir, Bupati mengajak civitas akademik STKIP maupun para alumni, bahu-membahu membantu perubahan status STKIP menjadi Universitas Muhammadiyah Enrekang.
Hadir sebagai pemateri dalam kegiatan ini Dandim Enrekang Letkol. Inf. Utju Samsul Komar, dan Kapolres yang diwakili KBO Satnarkoba Polres Enrekang Ipda Akbar Sirajuddin.
Selain itu hadir pula jajaran pimpinan wilayah Muhammadiyah Sulawesi Selatan, Ketua Pimpinan Muhammadiyah Enrekang Kamaruddin Sitta, Ketua STKIP Muhammadiyah Enrekang Yunus Busa, dan para undangan. (Sry).




