SULAWESI SELATAN

Asman sindir Pimpinan OPD Yang Tak Hadir Pada Apel Siaga Bencana

ENREKANG,  UPEKS.co.id — Wakil Bupati Enrekang, Asman, SE kecewa hanya sedikit Pimpinan OPD yang hadir pada Apel Siaga Bencana, padahal  informasi yang Wabup dapatkan, Para Pimpinan OPD mendapat undangan dari Panitia.

 

Untuk itu Asman tegaskan bahwa Pimpinan OPD yang tidak hadir pada acara yang sangat penting itu adalah orang yang tidak punya hati.

 

Hal ini ditegaskan Wabup Enrekang, saat memimpin Apel Siaga Bencana yang digelar dihalaman Kantor Bupati Enrekang, Jumat (10/2/2020).

 

Ini karena saat Wabup mengecek kehadiran Para Kadis tenyata yang hadir hanya beberapa orang saja, antara lain Plt Kadis Kesehatan, Kadis Kependudukan dan Catatan Sipil, Inspektorat, Kadis BPMPD, Sekretaris BKKBN, Kepala Kesbangpol, Kasat Pol PP dan Damkar yang juga Plt Kadis Popar, Direktur RSUD Maspul, Sekretaris Diskominfo Statistik, Plt Kadis Perindag, dan beberapa Camat.

 

” Kalau mereka diundang hadir dan ternyata tidak hadir hari ini, saya berani katakan Pimpinan OPD yang tidak hadir tidak punya hati. Karena hari ini kita sedang fokus memikirkan bencana yang bisa saja menimpah kita dan terjadi kapan saja tanpa kita inginkan. Seharusnya semua yang diundang hadir sebagai bentuk kepedulian kita terhadap daerah ini”. Tegas Asman.

Hosting Unlimited Indonesia

 

Dia mengatakan, Enrekang adalah salah satu daerah yang sangat rawan bencana alam, apalagi pada musim penghujan seperti saat ini. Untuk itu dia meminta kepada semua Stake Holder agar terus berkoordinasi, Dusun,Desa dan Camat yang bersentuhan langsung dengan masyarakat juga harus terus melakukan pemantauan.

 

” Jangan cepat tidur Pak Camat. Kita adalah salah satu unsur yang bersentuhan langsung dengan masyarakatta. Pantau terus daerahta dan segera laporkan jika disinyalir potensi rawan bencana agar bisa segera diantisipasi dan dilakukan tindakan”. Ujar Wabup.

 

Bahkan untuk mendapatkan ketepatan Informasi selain harus terus mengikuti informasi dari BMKG Wabup juga meminta agar membentuk Tim Terintegrasi.Dia mengatakan saat ini, semua harus siap dan fokus karena cuaca yang tak menentu. Bahkan kepada TRC BPBD Wabup minta untuk siaga 24 diposko tanpa lengah.

 

” Awal bulan Januari 2020, sudah 11 kali terjadi bencana. Untuk itu saya meminta agar semua waspada dan terus melakukan pemantauan. Sudah ada beberapa rumah yang terdampak bencana dan bahkan pohon tumbang dimana – mana termasuk longsor dan angin puting beliung. Ini yang harus kita waspadai”. Pungkasnya.

 

Meski dalam 11 kali bencana tak ada korban jiwa, namun korban harta benda yang merugikan masyarakat sudah jelas ada.(Sry).

#TRENDING

To Top