Perayaan HUT KORPRI, PGRI dan Hari Guru Nasional Disatukan, Ini Harapan Pemerintah

Perayaan HUT KORPRI, PGRI dan Hari Guru Nasional Disatukan, Ini Harapan Pemerintah

Perayaan HUT KORPRI, PGRI dan Hari Guru Nasional Disatukan, Ini Harapan Pemerintah

LUTIM.UPEKS.co.id—Jajaran Aparatur Pemkab Lutim peringati HUT ke-48 KORPRI dipimpin, Bupati Thoriq  Husler di Lapangan Merdeka Puncak Indah Malili, Jumat (29/11/2019).

Bacaan Lainnya

Presiden RI dalam amanatnya dibacakan bupati mengajak seluruh anggota KORPRI untuk mengambil jalan  perubahan, melakukan reformasi secara berkelanjutan.

Tidak ada lagi pola pikir lama. Tidak ada lagi kerja linear. Dan tidak ada lagi kerja rutinitas. Birokrasi harus  berubah. Kita harus membangun nilai-nilai baru dalam bekerja, cepat beradaptasi dengan perubahan, ujarnya.

Jokowi mengajak anggota KORPRI untuk terus menerus bergerak mencari, terobosan, terus menerus melakukan  inovasi. Pelayanan yang ruwet, berbelit-belit dan yang menyulitkan rakyat, harus dipangkas. Kecepatan melayani  menjadi kunci reformasi birokrasi.

Terkait peringatan HUT PGRI ke-74 dan Hari Guru Nasional Tahun 2019, Husler mengatakan tugas guru  merupakan tugas mulia sekaligus yang tersulit, karena mengemban tugas untuk kemajuan bangsa.

Diera yang serba digital saat ini, guru harus belajar berinovasi dalam mengajar, sebab setiap guru harus menjadi  penggerak dalam dunia pendidikan.

Hari Guru Nasional merupakan momen penting bagi setiap guru untuk  bergerak, berkarya, dan berinovasi, karena tidak ada artinya apa pun reformasi pendidikan tanpa pergerakan  guru.

“Di Kabupaten Luwu Timur, Pemerintah daerah senantiasa komitmen menjadikan pendidikan sebagai sektor  prioritas dengan mengalokasikan minimal 20 persen dari total APBD untuk meningkatkan akses dan mutu layanan  pendidikan,” kata Husler.

Tahun 2019, tambah Husler, pemkab mengalokasikan Rp340 M lebih untuk mengimplementasikan program  unggulan bidang pendidikan seperti bantuan beasiswa bagi mahasiswa berprestasi dan kurang mampu.

Bantuan seragam sekolah, satu laptop satu guru, tugas belajar S2 bagi guru berprestasi kerjasama dengan UNM,  tuntas RKB dan mobiler, hingga peningkatan kesejahteraan guru honorer.

Rangkaian kegiatan, diserahkan beberapa penghargaan. Diantaranya penghargaan Kabupaten Sehat Tingkat  Nasional, Lomba Sekolah Sehat tingkat Nasional, Penghargaan Fasilitasi Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP)  Puskesmas Kalaena.

Selain itu penghargaan terhadap juara 2 lomba Posyandu Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan, Penghargaan Pasar  Sehat tingkat Nasional, tenaga kesehatan teladan dan penyerahan SK Upah Jasa untuk tenaga guru Honorer.  (citizen report/hms).

Pos terkait