IRT Desa Siawung Antusias Belajar Membaca Huruf Latin dan Alquran

 

IRT Desa Siawung Antusias Belajar Membaca Huruf Latin dan Alquran
PKM. Ketua Tim PKM FKIP Universitas Islam Makassar kedua dari kanan Supriadi, S.Pd., M.Pd, bersama dengan TIM PKM beserta dengan ketua PKK Desa Siawung Kabupaten Barru Rahmiati Syafei, S. Sos., pada saat menghadiri kegiatan PKM. Ist

BARRU.UPEKS.co.id– Ibu Rumah Tangga di Desa Siawung Kabupaten Barru sangat antusias mengikuti kegiatan  pelatihan peningkatan pengetahuan baca tulis huruf latin dan Alquran,  Sabtu (31/8/19).

Bacaan Lainnya

Kegiatan yang diselengarakan dosen FKIP UIM sebagai salah satu bentuk Pengabdian Kepada Masyarakat  (PKM) di Desa Siawung Kabupaten Barru, Ahad 1 September 2019.

Peningkatan baca tulis huruf latin dan alquran merupakan realisasi dari kegiatan PKM yang telah ditetapkan Ditjen  Risbang Kementerian Ristek Dikti tahun anggaran 2019. Kegiatan dihadiri ketua TIM Penggerak PKK di Siawung.

Ketua PKK Rahmiati Syafei, S. Sos. dalam sambutannya sangat mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan di  Desa Siawung dalam meningkatkan pengetahuan baca tulis huruf latin dan Alquran yang dilaksanakan tim dosen  dari FKIP UIM.

“Saya sangat mengapresiasi kegiatan PKM yang dilakukan oleh dosen dari FKIP UIM, hal tersebut sejalan  visi dan misi Desa Siawung Kab Barru yang ingin mewujudkan masyarakat menjadi orang yang berpengetahuan  dan bermartabat,” ujarnya.

Lanjut Rahmiati membeberkan bahwa di Desa Siawung masih banyak Ibu Rumah Tangga yang tergolong buta  aksara, hal tersebut karena faktor alam.

“Dulu daerah ini sangat terisolasi, sehingga banyak masyarakat yang tidak menempuh pendidikan, karena akses  ke sekolah yang jauh. Hal itulah yang menyebabkan banyak IRT yang gagal paham dalam membaca dan kurang  fasih membaca alquran atau mengaji” pungkasnya.

Ketua Tim PKM FKIP UIM Supriadi, S.Pd., M.Pd. menambahkan PKM yang diselenggarakan wujud dari  tanggungjawabnya sebagai dosen. Selain itu visi dan misi kampus Universitas Islam Makassar sebagai kampus  NU yang senantiasa menyebarkan nilai-nilai agama berdasarkan dengan ahlusunna waljamaah ahnadiya.

“Ini kewajiban kami selaku dosen dalam melaksanakan tridharma PT, Selain pengajaran dan  penelitian, kegiatan PKM juga harus kami laksanakan. Untuk kegiatan ini kami laksanakan beberapa hari, mulai  dari penyampain materi sampai dengan pendampingan menulis” terang Ketua Prodi Pendidikan Bahasa dan  Sastra Indonesia FKIP UIM.

Ketua Prodi yang telah mengantar Akreditasi B Pertama pada prodinya berharap dengan adanya kegitan ini, IRT  di Desa Siawung minimal mampu menulis namanya dengan baik serta mampu mengaji dengan lafal yang baik  juga.

“Target kami itu adalah IRT dapat menulis namanya, misalnya menulis namanya di undangan pada saat IRT mau  ke penikahan. Jangan lagi tergantun sama anak atau cucunya. Bukan hanya itu dengan adanya kegiatan PKM ini,  IRT bisa mengaji dengan lafal-lafal yang benar” harap Supriadi.

Salah seorang tim dosen PKM, Andi Pananrangi menambahkan, kegiatan seperti ini sangat membantu  masyarakat dalam meningkatkan pemahamannya dalam memahami tulisan huruf latin dan alquran.

“Kegiatan ini sangat membantu IRT, kita saksikan sendiri bahwa IRT sangat sulit membaca dan menulis. Bahkan  masih ada daerah di Desa yang masih terisolasi belum ada jalannya nama kampungnya itu Labuah Seppang, na  disana juga IRTnya kurang memahami huruf latin dan belum terlalu fasih mengaji” terang mantan kepala desa  dua priode ini.

Salah satu peserta PKM Iraisa mengatakan sangat terharu dan sangat menyukai kegiatan ini, dia berharap agar  kegiatan pendampingan dan bimbingan membaca huruf latin dan alquran sering-sering dilaksanakan di desanya  agar pengetahuan atau pemahamannya dalam memahami huruf latin dan mengaji dapat meningkat.

“Saya suka kegiatan ini, saya suka belajar membaca dan menulis bahasa Melayu (bahasa Indonesia), saya juga  suka belajar mengaji. Idi riolo mabela assikolang’nge, jadi de irissengi mabaca kasi” ungka Iraisa. (rls).

Pos terkait