Lutracindo Tawarkan Net1 Indonesia Sampai Pelosok di Bumi Lamaranginang 

  • Whatsapp
Lutracindo Tawarkan Net1 Indonesia Sampai Pelosok di Bumi Lamaranginang 

LUTRA, UPEKS.co.id – Lutracindo di Bumi Lamaranginang mulai merambah ke pedalaman untuk pemasangan jaringan internet Net1 Indonesia. Untuk  operator seluler di Indonesia sudah mulai menggelar jaringan seluler generasi keempat, 4G LTE, sejak akhir 2014. Namun, hingga kini sebarannya boleh dibilang belum merata, terutama di pelosok.

Bacaan Lainnya

Jaringan inilah yang hendak diisi oleh Net1 Indonesia, operator dan penyedia layanan telekomunikasi seluler dari PT Sampoerna Telekomunikasi Indonesia (STI) yang dahulu bernama Ceria, sebagai mitra Net1 Indonesia dengan Lutracindo dibawah komando Jupri Bayu di Desa Baebunta Kecamatan Baebunta, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan.

” Lutracindo juga melayani travel agen penjualan tiket pesawat domestik dan Internasional serta agen BRILink untuk layani setor tunai, tarik tunai, transaksi ke Bank BRI, bayar listrik, bayar BPJS, bayar angsuran, lisyrik bulanan dan multi finance,” ujar direktur Lutracindo Jupri Bayu.

Net1 menyediakan paket internet untuk individu (B2C), namun, target utamanya adalah kalangan bisnis (B2B), pemerintah (B2G), dan wholesale.

“Kami ingin membantu para pelaku bisnis di daerah mendigitalkan usaha mereka lewat koneksi internet berkecepatan tinggi,” ujar mitra Net1 Indonesia, Jupri Bayu pada media ini, Sabtu(20/9/2019).

Selain itu, Net1 turut menjalin kerjasama dengan sejumlah pemerintah daerah mulai dari tingkat Kota, Kabupaten, hingga Propinsi di Indonesia untuk menyediakan akses internet broadband bagi masyarakat, khususnya daerah-daerah pelosok di Bumi Lamaranginang julukan Kabupaten Luwu Utara.

Menurut keterangan Jupri Bayu mitra Net1, dari 260 juta penduduk Indonesia, sebanyak 65 juta masih belum terjangkau layanan 4G. Apabila dikerucutkan lebih jauh menjadi 17 juta berdasarkan buying power dan faktor lain, maka angkanya tetap signifikan untuk mengembangkan pasar ini.

Jupri Bayu mengatakan, Net1 menggelar layanan 4G LTE di frekuensi 450 MHz. Izinnya resmi dikantongi pada September 2016 setelah menjalani uji laik operasi.

Net1 merupakan satu-satunya operator seluler di Indonesia yang memakai frekuensi band 31 tersebut untuk jaringan 4G LTE. Operator seluler lain di Indonesia lebih banyak menggelar 4G LTE di frekuensi lebih tinggi, seperti 900 MHz, 1.800 MHz, hingga 2.300 MHz.

Pemilihan frekuensi 450 MHz bukan tanpa alasan. Jupri Bayu menyebut jangkauan sinyal frekuensi ini lebih jauh dibandingkan spektrum yang lebih tinggi, sehingga cocok untuk karakter geografis Bumi Lamaranginang yang memiliki kontur beragam seperti pegunungan.

Net1 memang memaketkan layanan selulernya dengan perangkat penerima khusus. Untuk konsumen individu, ada mobile WiFi yang mudah untuk dibawa-bawa.

Sementara, pengguna bisnis dan pemerintahan dapat menggunakan 4G fixed WiFi router yang sanggup melayani lebih banyak user secara bersamaan.

Hingga kini, Jupri Bayu mengatakan Net1 sudah memiliki 49 pelanggan yang tersebar di Kecamatan Sabbang, Sabbang Selatan, Baebunta, Baebunta Selatan, Masamba dan Malangke.Para pelanggan ini dilayani oleh 1 BTS yang seluruhnya memancarkan sinyal 4G.

“Kami tidak jualan di area yang sudah dipadati 4G operator lain. Misi kami adalah mengisi kekosongan area-area yang belum atau tidak dijangkau operator lain,” pungkas Jupri Bayu.(yustus)

Pos terkait