Desi, Staf BB POM Makassar Raih Doktor Administrasi Publik di UNM

  • Whatsapp

Desi, Staf BB POM Makassar Raih Doktor Administrasi Publik di UNM

Makassar, Upeks.co.id–Akuntabilitas merupakan prinsip dasar dalam pemberian layanan publik, baik sektor swasta, lembaga nonprofit, organisasi kemasyarakatan, terlebih instansi pemerintah.

Bacaan Lainnya

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) adalah instrumen pelayanan kesehatan bagi masyarakat luas sehingga dituntut memberikan pelayanan dengan akuntabilitas baik.

Hal itu melandasi pemikiran Desi Isnaeni Arham meneliti BPJS dengan judul disertasi “Akuntabilitas Pelayanan Publik Pada Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial Kesehatan Kota Makassar” yang dipertahankan pada sidang ujian promosi doktor, Jumat (19/7) di Aula Lt.5 Gedung AD PPs UNM.

Sidang ujian promosi dipimpin Prof.Dr.Anshari,M.Hum. dengan anggota: Prof.Dr.Rakhmat,MS., Prof.Dr.Arismunandar,M.Pd., Prof.Dr.Jasruddin,M.Si., Prof.Dr.Rifdan,M.Si., Prof.Dr.Haedar Akib,M.Si., Prof.Dr.Chalid Imran Musa,M.Si., dan Dr.Sulaeman Fattah,M.Si.

Temuan riset Staf Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BB POM) Makassar menunjukkan pelaksanaaan akuntabilitas program sudah baik, akuntabilitas administrasi kurang baik, dan akuntabilitas keuangan yang tidak akuntabel.

Desi menemukan enam faktor deminan akuntabilitas BPJS kesehatan, yaitu SDM, peraturan kebijakan, sistem organisasi, sarana pelayanan, sistem informasi pelayanan publik, dan inovasi.

Desi menyarankan untuk meningkatkan akuntabilitas BPJS kesehatan kota Makassar, terutama akuntabilitas administrasi perlu kebijakan debirokratisasi dengan pemanfaatan IT yang menerapkan e-government strategi debirokratisasi control dan costumer.

Setelah menjawab semua pertanyaan dan sanggahan tim penguji, Desi dinyatakan lulus dengan IPK 3,94 atau predikat sangat memuaskan. Desi tercatat sebagai alumni ke-794 PPs dan ke-307 Prodi Ilmu Administrasi Publik.

Selaku Asdir 3, Prof.Dr.Anshari,M.Hum. memuji ketekunan dan kecerdasan promovenda. Di tengah kesibukan sebagai staf BB POM di Makassar, Desi mampu menyelesaikan riset disertasi di instansi lain.

“Sangat luar biasa, Desi melakukan riset di luar instansi tempatnya bekerja. Hanya mahasiswa yang memiliki ketangguhan yang dapat melakukan riset yang baik,” puji Guru Besar FBS UNM.(rls)

Pos terkait