Tim T4P Polres Bantaeng Bekuk Tiga Pelaku Curnak

Tim T4P Polres Bantaeng Bekuk Tiga Pelaku Curnak

BANTAENG.UPEKS.co.id—Tim T4P (Tindak Tegas Terukur Terpercaya Dan Profesional) Polres Bantaeng  berhasil membekuk Tiga Pelaku pencurian Ternak (curnak)di Kompleks Pasar Sentral Bantaeng.

Bacaan Lainnya

Demikian penuturan Paur Humas Polres Bantaeng, Bripka Sandri, Selasa (11/6/2019).

Ketiga Pelaku itu, HR (40) warga kampung Parigi Kec bissappu, YN(26) warga Dusun Tanete desa Kampala  Eremerasa, SJ (50) warga Parumputan kec. Pajukukang Kab.Bantaeng

“Ketiganya diringkus oleh tim T4P polres Bantaeng, Jumat tgl 7 Juni 2019 sekira jam 18.30 WITA tepat di kompleks  pasar sentral”. kata Sandri.

“Kasus Curnak tersebut terjadi pada bulan Januari 2019, diketahui bahwa tersangka HR merupakan pemain lama  dan sudah menjadi DPO di Polres Bantaeng, sejak bulan Januari tersangka HR besama dua temannya melakukan  pencurian 2(dua) ekor kuda”, lanjutnya.

“Pada hari Senin, tanggal 07 Januari 2019, sekira Jam 01.00 WITA, Korban melihat dua ekor kuda betina  masing – masing berwarna merah miliknya masih tertambat di samping rumahnya, Namun di hari yang sama yakni  sekitar Jam 03.00 wita, Korban melihat telah hilang dari kudanya itu tempat penambatannya”, Ungkapnya.

Lanjut pada penuturannya,Dimana Korban memperkirakan kalau kedua ekor kudanya tersebut hilang karena dicuri oleh orang yang tidak ketahui identitasnya, Senin, 07 Januari 2019. Korban mengalami kerugian materil sebesar Rp. 16.000.000,-

Bermula dari hasil penangkapan sebelumnya dalam kasus yang sama tepatnya di Kp. Sabangnyang Desa Nipa  nipa kec. Pajukukang Bantaeng dengan korban Sudirman yang diduga dilakukan HR.

“Sebelumnya 2 org lebih dulu ditangkap yakni S dan Y dan mengaku bahwa pada saat melakukan pencurian lebih  dahulu HR menelpon A (alm) untuk memesan kuda dan pada malam itu juga S berteman lalu berangkat ke Kp.  Sabanyang Ds. Nipa nipa pajukukang tepat dirumah korban Sudirman”.Lanjut dia.

“Selanjutnya Dalam upaya penangkapan terhadap HR kala itu di kediaman istri ke 2 nya tepatnya di kp.  Parampangi Desa Bonto Maccini Kec. Uluere Bantaeng namun HR Namaun meloloskan diri sehingga pihak  penyidik memutuskan untuk menerbitkan Daftar Pencarian Orang (DPO)”,bebernya.

Lebih Lanjut Bahwa, tersangka HR diringkus tim T4P polres banteng, jumat 7 Juni  2019 di kompleks pasar sentral Bantaeng pada pukul 18.30 wita

Lel. HR mempunyai banyak teman dimana mana termasuk wil Kec. Bantaeng dan Wil Kec. Pajukukang yg sewaktu  waktu bisa dia gerakkan ketika dia minta dan bahkan sampai Kab. Bulukumba dan Kab. Jeneponto.

Kejadian pencurian ternak yang terjadi di beberapa TKP selama ini digembongi HR sesuai keterangan rekan rekan HR yang sudah ditangkap lebih dahulu.

HR merupakan pelaku kejahatan lintas daerah termasuk Kab.Bulukumba dan Kab. Jeneponto dan merupakan  residivis yakni kejahatan pencurian dengan kekerasan (curas) pada tahun 2015.

Dia ditangkap Polres Bantaeng  sehingga yang bersangkutan menjalani masa kurungan sekitar 1 1/2 tahun di lapas Bantaeng namun setelah  bebas lel. HR kembali melakukan kejahatan yakni pencurian ternak,tutupnya.(IPA).

Pos terkait