BANTAENG,UPEKS.co.id—Sebanyak 33 orang peserta yang terdiri dari 11 regu dari 8 sekolah dasar yang ada di
Kabupaten Bantaeng ikut lomba membaca estafet tingkat SD/MI Sekabupaten Bantaeng tahun 2019.
Kegiatan bertema “Meningkatkan Minat dan Kemampuan Membaca Anak Sebagai Upaya Peningkatan SDM
Masyarakat Bantaeng yang sejahtera Lahir dan Batin Berbasis Agama dan Kearifan Lokal”.
Kegiatan ini dilaksanakan bidang penyelenggaraan dan perpustakaan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan
Kabupaten Bantaeng,yang berlangsung di perpustakaan Umum Daerah Dinas Perpustakaan dan Kearsipan
Bantaeng,Selasa (25/6/2019).
Ketua panitia, Poniman, mengatakan, tujuan kegiatan dilaksanakan sarana meningkatkan minat dan kemampuan
membaca anak, dan melatih kekompakan dan kebersamaan antar siswa.
Selain itu,juga dalam rangka menumbuhkembangkan minat dan kebiasaan membaca masyarakat haruslah dimulai dari usia anak, kerena membaca merupakan kegiatan yang mudah dilakukan namun sulit untuk menjadikan suatu kebiasaan,jelas dia.
“Kebiasaan membaca belum membudaya pada masyarakat khsusunya dikalangan siswa. Kegemaran membaca
bukanlah faktor keturunan. Kegemaran atau kebiasaan membaca dapat diperoleh melalui pembiasaan dan latihan
yang kontinyu, “jelas dia.
DR.H.Abdul Haris, selaku dewan Yuri mengatakan, lomba ini merupakan salah satu ikhtiar membudayakan dan
menanamkan minat baca dan kesuksesan daripada lomba membaca estafet ini akan bermuara pada gerakan Literasi sekolah,jelasnya.
Lanjutnya,jadi Kita hanya ingin mengatakan bahwa pihak sekolah dengan memanfaatkan moment ini,paling tidak
membantu untuk menyukseskan daripada gerakan Literasi Sekolah,jelas dia.
Kegiatan ini dibuka oleh Asisten I Setda Kabupaten Bantaeng H.A.Hartawan Zainuddin,SH,MH.
Juga dihadiri Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Bantaeng Dra. Estha Karim,M.Ikom,Kabid Pembinaan
dan Pengawasan Dinas Perpustakaan dan kearsipan Bantaeng Poniman dan Kabid penyelengaraan perpustakaan Dinas Perpustakaan dan kearsipan Hj.Sitti Nurlaelia,SE
Turut hadir H.Ahmad Karim,DR.H.Abdul Haris,Sulhan Yusuf dan Dion Syaif Syaen selaku dewan yuri pada lomba tersebut. (IPA)




