
ENREKANG, UPEKS.co.id — Badna Amil Zakat Nasional (Baznas) Enrekang sebagai pelopor gerakan sadar zakat di Sulawesi Selatan terus mengingatkan masyarakat untuk menunaikan kewajiban berzakat.
Pimpinan Basnas Enrekang Bidang Pengumpulan, menuturkan kesadaran masyarakat dalam melakukan transaksi zakat, infak, sedekah maupun wakaf (ziswaf), memang masih minim.
Terutama pihak swasta, hal ini terlihat baru kalangan ASN yang rutin membayar zakat penghasilan. Untuk itu BAZNAS Enrekang terus berusaha melakukan upaya penyadaran dan kampanye zakat pada masyarakat melalui testimoni manfaat zakat dan program – program BAZNAS Enrekang.
Baharuddin menambahkan, pihaknya memberikan kebebasan masyarakat memilih model dari system manual maupun melalui Sistem digital untuk membayar Zakat melalui Baznas enrekang.
Pihaknya juga terus menghadirkan inovasi-inovasi baru, mulai dari mengoptimalisasi media sosial, situs Web, membuka saluran donasi online, bermitra dengan e-Commerce, layanan antar jemput zakat, hingga debet otomatis.
“Hal itu menjadi jalur BAZNAS Enrekang dalam memberikan kemudahan menunaikan kebaikan untuk Masyarakat Massenrempulu di mana saja dia berada,” kata Baharuddin.
Bahar menyampaikan, Baznas Enrekang akan mengikuti perkembangan zaman saat ini sehingga membutuhkan milenial sebagai pemeran utama. Meningkatkan generasi milenial akan menguatkan, meningkatkan, dan menumbuhkan penghimpunan dari potensi zakat di Enrekang.
Ia mengatakan para petani dan pengusaha memang ingin di mudahkan dan di layani secara instan dan serba cepat. Terkait bekerja sama dengan berbagai perusahaan e-Commerce maupun kanal donasi online di Indonesia oleh BAZNAS RI tentu sangat baik memberikan contoh BAZNAS daerah melakukan hal sama. (Sry)




