SULAWESI SELATAN

Jelang 17 April DPRD Enrekang Panggil Kades

 

ENREKANG, UPEKS.co.id — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Enrekang mengundang para kepala desa (kades) melakukan rapat. Kades dipanggil ke gedung dewan, Kamis siang kemarin. Ini adalah hal yang tak pernah terjadi para kepala desa diundang rapat menjelang Pemilu 2019.

Apalagi setelah mendengar beberapa informasi bahwa yang hadir rapat kali ini adalah kepala desa yang berada di Daerah Pemilihan (Dapil) 1 Enrekang.

Sebelumnya, kades dari dapil dua dan tiga sudah melakukan rapat dengan sejumlah anggota DPRD pada hari Senin dan Selasa lalu.

Hal ini menimbulkan kecurigaan berbagai kalangan, mungkinkah rapat tersebut mengandung unsur politik apalagi digelar saat jelang pemilu?

Salah seorang kades yang tak ingin disebut namanya juga merasa heran dengan dipanggilnya mereka rapat menjelang hari H pencoblosan semakin dekat.

Hosting Unlimited Indonesia

“Kita juga tidak tahu mengapa diundang ke sini. Tiba-tiba kita diundang rapat membahas soal APBDes. Padahal selama ini kita tidak pernah rapat membahas APBDes,” ungkapnya.

Namun pernyataan kades tersebut dibantah Idris Sadik, salah seorang legislator dari Partai Golkar. Idris mengatakan rapat yang dilakukan dengan para kades adalah betul-betul untuk membahas anggaran APBDes. Khusunya dalam hal pengelolaan dana tersebut. Idris berkilah banyaknya masyarakat yang bertanya seputar penggunaan APBDes yang dikelola oleh aparatur desa.

” Ini juga terkait dengan sudah adanya sekitar 900 kepala desa di seluruh Indonesia yang diproses hukum karena penyalahgunaan anggaran desa. Kita diharapkan di Kabupaten Enrekang hal ini tidak terjadi. Apalagi jika sampai terjebak dan menyimpang dalam penggunaan dana desa ini,” kata Idris.

Idris menjelaskan begitu banyaknya persoalan terkait anggaran desa, termasuk kewenangan desa dan lain sebagainya.

“Jadi kapasitas kami sebagai anggota dewan bukan untuk berdebat tapi ingin mendengar semua permasalahan dan keluhan dari para perangkat desa terkait persoalan pengelolaan dana desa. Jadi tidak ada politik yang dibahas dalam rapat ini,” pungkasnya. (sry)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

#TRENDING

To Top