ANEKA

Husler Minta SKETSA Jadi Motor Penggerak Perubahan Sosial

LUTIM,UPEKS.co.id—Bupati Luwu Timur, HM. Thorig Husler, menghadiri Ulang Tahun ke-17 salah satu organisasi kepemudaan di Luwu Timur yang  bernama Solidaritas Anak Negeri Kreatif Sawerigading (SKETSA) sekaligus mengukuhkan pengurus baru SKETSA periode 2018- 2022, di Lapangan Basket
Andi Nyiwi Malili, Kecamatan Malili, Rabu (27/03/2019).

Selain pengukuhan pengurus, juga dilakukan dialog ruang publik dengan Tema “Peranan Pemuda Dalam Pemerintah”. Diskusi publik ini dihadiri sejumlah  elemen Pemuda, Anggota DPRD Luwu Timur serta kepala SKPD lingkup Pemkab Luwu Timur.

Pendiri Sketsa, Nur Linda melaporkan pembentukan organisasi yang menghimpun kaum muda ini dilatar belakangi kondisi anak muda pada tahun 2002 yang  saat itu identik dengan tawuran antar desa.

“Waktu itu, kerap terjadi pertikaian dan konflik antar desa di Kecamatan Malili. Kami berpikir bahwa sebab konflik selalu timbul karena tidak adanya wadah  untuk menghimpun kaum muda menyalurkan kreatifitasnya. Maka dari sinilah kami bersama sejumlah rekan-rekan lain memikirkan untuk membentuk sebuah  wadah agar kreatifitas kaum muda bisa tersalur melalui kegiatan,” urai Linda.

Setelah resmi terbentuk pada tahun 2002 silam, lanjut Linda, SKETSA mulai mengadakan sejumlah kegiatan mulai olahraga, seni dan budaya hingga program  pemberdayaan masyarakat yang dipelopori anak-anak muda dari berbagai desa di Kecamatan Malili.

Hosting Unlimited Indonesia

“Bukan hanya itu, organisasi SKETSA juga ikut memberi kontribusi terhadap pemekaran wilayah Luwu Timur, salah satunya adalah perwakilan organisasi ini  menandatangani deklarasi Matano yang merupakan salah satu saksi sejarah dalam proses pembentukan Luwu Timur,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Luwu Timur, HM. Thorig Husler, dalam sambutannya meminta agar pengurus SKETSA ikut mengambil peran dalam proses pembangunan  di Kabupaten Luwu Timur.

Menurut Husler, SKETSA harus bisa menjadi motor penggerak perubahan sosial di lingkungan masyarakat. Untuk itu perlu selalu meningkatkan kualitas  kelembagaan, sehingga pada gilirannya dapat membina generasi muda secara efektif dan efisien, salah satunya mengembangkan potensi keterampilan yang ada di  daerah Luwu Timur, SKETSA harus mengambil peran bersama-sama membangun daerah ini,” kata Husler seraya meminta kepada OPD yang mempunyai  kegiatan agar melibatkan organisasi, salah satunya adalah SKETSA.

Husler juga meminta SKETSA untuk sedikit menengok perjalanan organisasi tahun-tahun kemarin agar dijadikan pembelajaran untuk melakukan pembenahan  organisasi secara internal, sehingga melalui momentum ulang tahun ke-17 Organisasi SKETSA, diharapkan kepada pengurus baik yang baru maupun yang lama  agar bisa membangun SKETSA kedepan agar bisa lebih maju, lebih produktif, lebih inovatif dan lebih energik lagi. “Saya tunggu kerja nyata kalian,” tutup  Husler.

Acara HUT SKETSA ini ditandai dengan Pemotongan tumpeng Oleh Bupati Luwu Timur, HM. Thorig Husler yang diserahkan kepada Pendiri SKETSA, Nur  Linda, serta penyerahan piagam penghargaan kepada orang-orang yang berjasa atas berdirinya Organisasi SKETSA pada Tahun 2002. (hms/ikp/kominfo).

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

#TRENDING

To Top