MAKASSAR,UPEKS.co.id—Perguruan UMI sebagai PTS terbesar dan terbaik dan terakreditasi Institusi A
(unggul) di Luar Pulau Jawa, terus aktif mangukir prestasi.
Kali ini mahasiswa UMI kembali mengukir prestasi dengan meloloskan 16 Judul Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) untuk didanai Kemenristek DIkti tahun 2019.
Alhamdulillah, ucapan pertama yang disampaikan Rektor UMI, Prof.Dr. H. Basri Modding, SE.,MSi., saat dihubungi
via telpon (23/3). yang masih berada di Jakarta menghadiri Rakernas APPERTI.
“Kami bersyukur kepada Allah SWT., anak-anak kami mampu dan berhasil menunjukkan prestasinya di Even bergengsi Mahasiswa tingkat Nasional yang diselenggarakan Kemenristekdikti dengan 16 Judul PKM yang didanai Kemenristekdikti Tahun 2019,” ujar rektor.
Terima kasih dan selamat kepada anak-anakku dan juga kepada para dosen pembimbing yang telah mendorong dan mendampingi para mahasiswa dalam menunjukkan prestasinya.
”Prestasi yang diraih, tidak berarti anakku berhenti belajar, namun dengan keberhasilan ini, lebih memacu persiapkan diri lolos tahap selanjutnya persiapan pelaksanaan PIMNAS nanti. Tentunya anak-anakku lebih giat lagi belajar,, semangat, menjaga kekompakan dan Insya Allah akan menorehkan prestasi dan meraih medali dalam even Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) nanti pesan Basri yang juga alumni fakultas Ekonomi UMI ini.
Ke-16 Kelompok Mahasiswa UMI yang dinyatakan lolos pembiayaan PKM Kemristekdikti, Fakultas Farmasi 5 Judul, Fakultas Ilmu Komputer 5 judul, Fakultas Teknologi Industri 3 Judul, Fakultas Hukum 2 judul, dan Fakultas Ekonomi 1 judul.
Ditempat terpisah Dekan FTI, Dr. Ir Zakir Sabara, ST.,MT.,IPM.,Asean, Eng., juga menyampaikan selamat kepada 16 kelompok Mahasiswa yang lolos dalam program PKM. Semoga kembali bisa lolos pada ajang PIMNAS berikutnya dan persembahkan medali emas seperti seniornya 2016 lalu.
Beberapa judul yang lolos pendanaan DIKTI itu, ”wastafel limbah drum multiguna dan ergonomis” disusun Siti Rahmi Hediyanto Ridwan dari FTI, kemudian Ada Gondok watch : Solusi pemanfaatan eceng gondok menjadi tali jam tangan fashionable guna mewujudkan ekonomi kreatif 2019 disusun mahasiswa ilmu manajemen UMI, Rusdan Choirul. (rls).




