TAKALAR, UPEKS — Program prioritas Gubernur Sulawesi Selatan bidang pendidikan di antaranya adalah literasi Al Quran, penanaman pohon, dan pemanfaatan lahan kosong melalui penanaman pohon, tanaman obat keluarga (TOGA), dan Apotik Hidup.
Program gubernur Sul-sel kurang direspon oleh Kepala UPT SMKN 1 Takalar,tentunya ini sangat disayangkan
Namun, di UPT. SMKN 1 Takalar ke tiga program ini kurang ditindaklanjuti secara maksimal oleh Kepala UPT. SMKN 1 Takalar.
Berdasarkan beberapa sumber dan melalui pemantauan awak media di sekolah ini, ke tiga program ini belum berjalan maksimal.
Literasi Al Quran oleh siswa yang seharusnya dilaksanakan setiap hari di kelas kurang lebih 10 menit di awal jam pelajaran tidak setiap hari dijalankan oleh siswa dan guru.
Penanaman pohon yang seharusnya ditanam sebanyak 2-3 pohon per siswa dan guru baik di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah, baru sebagian kecil yang menindaklanjuti.
Apalagi program tanaman obat keluarga (TOGA), Apotik hidup, dan sayuran belum nampak pelaksanaannya.
Berdasarkan pemantauan, belum ada aktivitas penyediaan lahan dan pembibitan yang disiapkan oleh pihak sekolah, padahal ketersediaan lahan kosong di SMKN 1 Takalar masih luas untuk dapat dimanfaatkan untuk program prioritas ini.
Hal ini disebabkan oleh kurangnya kepedulian dari Kepala UPT SMKN 1 Takalar H. Mudatsir, S.Pd. M.AP. Kepala sekolah dianggap lambat respon untuk menindaklanjuti program ini serta tidak mampu melakukan langkah sosialisasi dan koordinasi dengan warga sekolah.
Sementara di satuan pendidikan SMA/SMK yang lain sangat peduli dan tanggap untuk menindaklanjuti di sekolah masing-masing.
Sementara Kepala UPT SMKN 1 Takalar H. Mudatsir, S.Pd. M.AP. saat dihubungi melalui WhatsAppnya dan meminta tanggapannya terkait dengan program prioritas,Gubernur Sulsel. Rabu, (30/3/22).
Pihak Kasek UPT SMKN 1Takalar walaupun tercentang biru namun tidak membalasnya.(Jahar)

