Kalla Logistics Perkuat Layanan Terpadu Distribusi Kendaraan Rute Balikpapan

Kalla Logistics Perkuat Layanan Terpadu Distribusi Kendaraan Rute Balikpapan

MAKASSAR,UPEKS.co.id— Selain Jakarta-Makassar, Kalla Logistics juga memiliki layanan pengiriman barang dengan rute Makassar-Balikpapan dan Balikpapan-Jakarta yang telah dibuka sejak tahun lalu. Pada 2022, distribusi kendaraan pada rute ini pun makin diperkuat dalam memenuhi kebutuhan customer.

Pada rute Balikpapan, Kalla Logistics melakukan distribus dengan berbagai jenis muatan, mulai kendaraan kecil, sedang dan besar. Adapun jumlah kapasitas armada shipment yang dimiliki Kalla Logistics untuk melayani distribusi kendaraan khusus rute tersebut sebanyak 500 unit dengan estimasi pengiriman sekitar 3-5 hari.

Bacaan Lainnya

“Sejak dibuka pada 2021, rute pengiriman kendaraan ke Balikpapan langsung direspons positif oleh customer. Kalla Logistics memberikan layanan distribusi yang lebih efisien, baik dari sisi waktu maupun biaya. Kami juga memperkuat kualitas pengiriman dengan memprioritaskan keamanan produk customer sehingga proses distribusi sangat terjaga,” ungkap Fiilky Dwi Sakti, Marketing and Asset Manager Kalla Transport & Logistics.

Tak hanya shipment, Kalla Logistics memiliki layanan terpadu yang lebih dikenal dengan Integrated Kalla Logistics. Dengan layanan ini, pengiriman produk menjadi menjadi makin efisien karena seluruh tahapan distribusi, mulai dari shipment, car carrier hingga yard cukup melalui layanan satu pintu.

Tiap proses distribusi, Kalla Logistics pun senantiasa menjamin kualitas distribusi dengan melakukan pengecekan kendaraan sebelum naik ke kapal hingga hingga saat tiba di tujuan. Selain itu, Kalla Logistics juga memiliki standar pengelolaan unit customer yang profesional dengan menjaga Service Level Agreement (SLA).

Selama pandemi, Kalla Logistics senantiasa menerapkan protokol kesehatan terhadap armada maupun driver. Penyemprotan disinfektan rutin dilakukan kepada semua armada. Sementara, crew diwajibkan memakai masker selama beraktivitas begitupun dengan penerapan protokol kesehatan lainnya. (rilis)