Pasca Pembakaran Rumah Bernyanyi, Polisi Perketat Penjagaan

Pasca Pembakaran Rumah Bernyanyi, Polisi Perketat Penjagaan

Pasca Pembakaran Rumah Bernyanyi, Polisi Perketat Penjagaan

TAKALAR,UPEKS.co.id—Kasus penusukan mnggunakan benda tajam berujung kematian terjadi di Desa Jipang  Kecamatan Bontonompo Selatan pekan lalu. Lokasi kejadian, tidak jauh dari kantor Desa Jipang.

Bacaan Lainnya

Korbannya ”Mus” (27) warga Tonasa, Kecamatan Sanrobone Kabupaten Takalar. Usai kejadian, korban masih  sempat dirawat di RS Wahidin Sudirohusodo Makassar.

Berselang beberapa hari, korban wafat dan dikebumikan  di kampung halamannya di Tonasa.

Awal kejadian, korban Mus (27) mendatangi Rumah Bernyanyi dan resto sekitar pukul 12.00 tengah malam dan memaksa untuk membuka rumah bernyanyi tersebut.

Ketegangan terjadi, karena karyawan Rumah Bernyanyi si Kembar menghalangi. Buntutnya terjadi adu mulut antara staf Rumah Bernyanyi dan korban dan akhirnya terjadi penikaman menggunakan badik.

Pasca kejadian, personel Polsek Bontonompo Selatan berjaga jaga di lokasi. Rumah Beryanyi itu juga dalam pengawasan menggunakan police line.

Kanit Sabhara Polsek Bonsel, Ipda Muhammad Syafril kepada Upeks mengatakan keberadaan polisi di TKP hanya mengantisipasi aksi lanjutan. Apalagi Rumah Bernyanyi Si kembar, letaknya pinggir jalan poros. Selain itu tim pengamanan dibagi, ada juga petugas berjaga di rumah korban.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Gowa, AKP Jufri Natsir mengatakan untuk kepentingan pengusutan, pelaku  penikaman sudah di tahan. Petugas terus lakukan pengembangan lapangan.

Sekedar diketahui, ratusan keluarga korban mendatangi Rumah Bernyanyi dan Resto di Jipang Desa Jipang kecamatan Bontonompo Selatan dan membakar Rumah Bernyanyi tersebut.

Dalam peristiwa kebakaran itu, sebuah mobil Avanza juga terbakar dan diduga milik oknum polisi. Kerugian ditaksir ratusan juta rupiah .(Jah)

Pos terkait