MAKASSAR, UPEKS– Kekompakan ditunjukkan jemaah haji Kloter UPG 36 Embarkasi Makassar asal Kabupaten Kolaka Sulawesi Tenggara saat tiba di Asrama Haji Sudiang, Sabtu (27/6/2026).
Hampir seluruh jemaah mengenakan surban khas Arab Saudi di kepala mereka sebagai simbol kebersamaan yang telah dibangun sejak masih berada di Tanah Suci.
Pemandangan tersebut menarik perhatian dan menuai pujian karena para jemaah tampil seragam dengan pilihan surban berwarna merah putih maupun hitam putih.
Bupati Kolaka, H. Amri, S.STP., M.Si., yang turut menyambut kepulangan jemaah menilai kekompakan tersebut mencerminkan jiwa kepedulian dan kebersamaan yang patut dipertahankan, bahkan setelah para jemaah kembali ke daerah masing-masing.
“Ini bagian dari jiwa kepedulian dan kebersamaan. Mudah-mudahan kebersamaan ini tetap terjaga, bukan hanya selama menjalankan ibadah haji, tetapi juga ketika kembali ke daerah. Kami berharap semangat kebersamaan itu terus tumbuh dalam mendukung berbagai program pembangunan pemerintah daerah, khususnya untuk membangun Bumi Mekongga Kabupaten Kolaka,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Kloter 36 Embarkasi Makassar, Asfar Dahlan Saleh, menjelaskan penggunaan surban merupakan gagasan yang lahir dari semangat persatuan antara petugas dan jemaah.
“Sejak awal memang sudah ada kekompakan. Kami menganggap ini sebagai simbol kebersamaan dan persatuan antara sesama jemaah dengan petugas,” katanya.
Menurut Asfar, ide tersebut muncul saat jemaah masih berada di Madinah. Sebelum keberangkatan dari hotel menuju bandara, para jemaah telah diberi informasi mengenai penggunaan surban tersebut.
“Setiap jemaah membeli sendiri surbannya secara sukarela. Kami hanya memberikan pilihan warna, yaitu merah putih atau hitam putih. Alhamdulillah, mereka menyambut dengan baik karena memahami makna yang ingin dibangun,” jelasnya.
Ia menambahkan, respons positif jemaah menunjukkan adanya rasa saling menghargai dan kepercayaan kepada petugas.
“Ketika mereka bersedia mengenakan surban yang sama, itu menjadi simbol kebersamaan. Artinya, jemaah memiliki rasa hormat kepada petugas dan bersama-sama menjaga kekompakan hingga kembali ke Tanah Air,” tutup Asfar.(**)

