Makassar, Upeks— Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor Wilayah Kementerian Agama Provini Sulawesi Selatan (Sulsel) dipimpin ketuanya, Hj. Saidah Ali Yafid bersama jajaran pengurus dan anggota mengikuti zikir dan doa jelang memperingati Hari Amal Bhakti (HAB) ke-79 Kementerian Agama RI, Kamis 2 Desember 2025.
Zikir dan doa bersama yang digelar di aula lantai II Kanwil Kemenag Sulsel ini sekaligus untuk mengenang 14 hari wafatnya mantan Kepala Kanwil Kemenag Sulsel, Almarhum H. Muh. Tonang.
Hadir secara luring Kakanwil Kemenag Sulsel bersama para pejabat administrator lingkup Kanwil Kemenag Sulsel. Juga hadir Kapala Kantor Krmenterian Agama Kota Makassar beserta jajaran dan ratusan ASN Kanwil Kemenag Sulsel.
Sementara via zoom, hadir seluruh Kepala Kantor Kemenag Kab./Kota se Sulsel bersama ribuan ASN lainnya dengan mengambil titik lokasi di aula Kantor Kemenag masing-masing.
Adapun zikir dan doa pada kegiatan ini dipimpin oleh Mursyid tarekat Khalwatiyah Syekh Yusuf al-Makassari Habib Syekh Sayyid Abd Rahim Assegaf Puang Makka, sementara tausiah dibawakan oleh Rais Syuriah PWNU Sulsel, AG KH. Baharuddin, HS.
Dalam tausiyahnya, Anregurutta H. Baharuddin HS menjelaskan perbedaan antara usia dan umur. Menurutnya, usia adalah angka yang menunjukkan lamanya seseorang hidup, sedangkan umur adalah kualitas kebaikan yang dihasilkan seseorang.
Usia adalah masa yang dihitung berdasarkan perjalanan matahari atau bulan. Namun, umur, sebagaimana dijelaskan Quraish Shihab, adalah kadar kebaikan yang memakmurkan jiwa seseorang,” terangnya.
Sebelumnya, Kepala Kanwil Kemenag Sulsel, H. Ali Yafid, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud rasa syukur atas perjalanan Kementerian Agama yang telah mencapai usia 79 tahun.
“Acara ini juga menjadi momen untuk mengenang 14 hari wafatnya Almarhum H. Muh. Tonang, mantan Kakanwil Kemenag Sulsel, yang meninggalkan banyak nilai kebaikan bagi kita untuk diteruskan. Semoga amal jariyah Almarhum terus mengalir dan menjadi bekal menuju kehidupan abadi,” ujar Ali Yafid.
Momentum yang bertepatan dengan bulan Rajab 1446 H dan awal tahun 2025 ini, lanjut Ali Yafid, diharapkan menjadi awal kejayaan bagi Kementerian Agama. Hari Amal Bhakti juga menjadi refleksi pencapaian, peningkatan kinerja, dan penguatan komitmen dalam pelayanan kepada masyarakat.
“Mari kita syukuri pencapaian yang telah diraih, memohon doa untuk kesuksesan di masa depan, serta berharap diberkahi kesehatan dan kekuatan untuk menghadapi tahun 2025 dengan semangat kerja dan pelayanan yang lebih baik, khususnya di bidang keagamaan,” tutupnya.
Terpisah, Ketua DWP Kanwil Kemenag Sulsel, Hj. Saidag Ali Yafid ditemui usai kegiatan mengatakan
zikir adalah salah satu cara kita mendekatkan diri kepada Allah SWT sekaligus memanjatkan doa untuk kejayaan Kemenag kedepan.
“Semoga dengan zikir yang kita lantunkan bersama, kita semakin mengingat kepada sang pencipta sekaligus mendoakan kiranya Kementerian Agama semakin jaya kedepan, srkaligus mendoakan mantan Kakanwil Kemenag Sulsel almarhum bapak H. Muh. Tonang agar diberi tempat terbaik disisi Allah SWT,” ucapnya.
Selain itu, sambung Saidah Ali Yafid, dengan keterlibatan seluruh elemen Kemenag Sulsel pada kegiatan ini, termasuk DWP, baik yang hadir secara luring ataupun daring, mencerminkan kekompakan segenap insan Kemenag Sulsel untuk mewujudkan visi dan misi Kementerian Agama.
“Saya juga mengimbau seluruh ketua DWP Kemenag se-Sulsel untuk mengikuti kegiatan zikir dan doa ini. Semoga melalui zikir dan doa, kita senantiasa diberi kekompakan, serta diberi kekuatan dan kesehatan oleh Allah SWT dalam mendapingi suami melaksanakan tugas negara ,” pungkasnya. (rls)

