Hari Ketiga Audisi PB Djarum di Makassar, Kualitas Peserta Terus Meningkat

Hari Ketiga Audisi PB Djarum di Makassar, Kualitas Peserta Terus Meningkat
Memasuki fase delapan besar di kelompok usia U-11 dan U-12, kualitas permainan para peserta dinilai terus meningkat dengan intensitas pertandingan yang semakin tinggi.

MAKASSAR, UPEKS – Persaingan memperebutkan Super Tiket pada Audisi Umum PB Djarum 2026 Regional Makassar semakin ketat memasuki hari ketiga penyelenggaraan di GOR Dafest, Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (7/8).

Memasuki fase delapan besar di kelompok usia U-11 dan U-12, kualitas permainan para peserta dinilai terus meningkat dengan intensitas pertandingan yang semakin tinggi.

Bacaan Lainnya

Ketua Tim Pencari Bakat PB Djarum, Sigit Budiarto, mengatakan peningkatan kualitas permainan terlihat jelas dibandingkan hari-hari sebelumnya. Persaingan yang semakin sengit terjadi baik di sektor putra maupun putri.

“Ini semakin bagus. Persaingannya semakin ketat, permainannya juga semakin ramai, baik di sektor putra maupun putri. Secara kualitas, semakin ke sini semakin meningkat. Intensitas pertandingan juga semakin tinggi dan permainannya semakin seru. Menurut kami, ini sangat luar biasa,” kata Sigit.

Menurutnya, selain kemampuan teknis, kesiapan fisik dan mental menjadi faktor penting bagi peserta yang akan melanjutkan pertandingan pada hari berikutnya.

Sigit mengingatkan para atlet agar memprioritaskan proses pemulihan setelah bertanding dengan mengonsumsi makanan bergizi dan beristirahat cukup.

Ia juga meminta para peserta mempersiapkan diri lebih awal sebelum pertandingan dimulai.

“Yang paling perlu diperhatikan adalah proses recovery. Setelah selesai bertanding, anak-anak harus mendapatkan asupan makanan yang baik dan istirahat yang cukup. Besok jangan datang terlalu mepet. Bangun lebih pagi, lakukan pemanasan sebelum ke arena, lalu lakukan persiapan kembali sekitar 45 menit hingga satu jam sebelum pertandingan agar benar-benar siap secara fisik maupun mental,” ujarnya.

Sementara itu, Deputy Manager sekaligus Koordinator Atlet Putra Tim Pencari Bakat PB Djarum, Leonard Holvy de Pauw atau yang akrab disapa Holvy, mengaku terkesan dengan kualitas pertandingan yang berlangsung pada babak delapan besar.

Bahkan, fokusnya mengamati pertandingan membuat dirinya tidak menyadari alarm pengingat jadwal sesi yang telah dipasang sebelumnya.

“Sekarang semua sudah memasuki babak delapan besar, baik U-11 maupun U-12. Banyak atlet yang memiliki potensi besar dan kami tidak ingin melewatkan kesempatan untuk mengamati mereka. Saya sampai tidak mendengar alarm karena terlalu fokus menyaksikan pertandingan. Kami benar-benar senang melihat kualitas permainan yang ditampilkan saat ini,” ungkap Holvy.

Holvy menilai karakter permainan peserta di Makassar memiliki ciri khas berbeda dibandingkan peserta pada seri pertama di Pekanbaru.

Jika atlet di Pekanbaru tampil lebih komplet dengan kemampuan bertahan dan melakukan serangan balik, peserta di Makassar justru menunjukkan karakter permainan yang lebih agresif.

“Kalau dibandingkan dengan Pekanbaru, di sini polanya lebih jelas mengarah ke permainan menyerang. Serangannya lebih agresif, permainan belakangnya bagus, serangannya juga bagus, begitu pula follow-up ke depan. Mungkin memang karakter pemain Makassar lebih suka menyerang,” katanya.

Meski demikian, Holvy menegaskan gaya bermain agresif tersebut sesuai dengan penerapan sistem pertandingan baru menggunakan format game 15 poin.

“Dengan sistem 15 poin, pemain memang perlu tampil agresif dan memiliki semangat bertanding yang tinggi. Kalau adrenalinnya terlalu rendah atau emosinya kurang terbangun, akan sulit untuk bermain maksimal,” tuturnya.

Persaingan yang semakin kompetitif di Regional Makassar menjadi sinyal positif bagi Tim Pencari Bakat PB Djarum dalam menjaring calon-calon pebulu tangkis muda potensial yang akan memperoleh Super Tiket menuju tahapan seleksi berikutnya.(***)

Pos terkait