Dinas Pertanian Wajo Maksimalkan Sumber Air Tanah

Dinas Pertanian Wajo Maksimalkan Sumber Air Tanah

WAJO, Upeks.co.id — Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Wajo maksimalkan potensi sumber daya air tanah cegah sawah alami kekeringan.

“Kita maksimalkan potensi sumber daya air di permukaan maupun air tanah. Awal tahun ini ada 161 titik bor dangkal,” Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Wajo Andi Pameneri, Senin(3/8/2026).

Bacaan Lainnya

Tahun lalu, kata Andi Pameneri telah mengalokasikan bor dangkal di puluhan titik

“Air tanah tahun lalu kita alokasikan 96 titik bor dangkal dan awal tahun ini 161 titik. Begitu pula untuk sumber air permukaan ada irpom 75 titik,” katanya.

“Sekarang kami data untuk penyaluran 300 unit pompa air 3 inci,” sambungnya .

Tak hanya itu, DPKP Wajo juga tengah berkordinasi dengan Balai guna pemanfaatan air irigasi.

“Betul, komunikasi sudah masuk ke balai dan rencana ada pembangunan air irigasi di beberapa Kecamatan,” beber Pameneri.

Di samping itu, pihaknya juga meminta personel untuk memantau kondisi sawah masyarakat.

“Saya sudah meminta semua personil termasuk PPL melaporkan kondisi di wilayah masing-masing,” urainya.

“Alhamdulillah kemarin beberapa Kecamatan terpantau sudah turun hujan. Termasuk Keera, Takkalalla, Penrang dan Gilireng,” tambahnya.

Sejumlah padi warga di Kecamatan Belawa, terancam gagal panen.

“Sawah sudah retak karena tidak ada air (tidak ada hujan). Petani menjerit karena pompa air tidak bisa, bahan bakar susah,” kata Anwar.

“Padi juga mulai menguning sebelum waktunya,” sambung Anwar.

Olehnya itu, ia berharap ada langkah konkret dari pemerintah setempat.

“Kami mohon pemerintah secepatnya beri bantuan pompa air dan BBM untuk pompa,” pintanya.

Terlebih kondisi Belawa saat ini BBM langka.

“Susah sekali BBM pak, hampir beberapa SPBU di Wajo itu kurang stok Pertalite kodong, bahkan warga harus antre berjam-jam untuk dapatkan itu,” bebernya.(rls)