Jeneponto, Upeks.co.id — Komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam memastikan akses pendidikan bagi seluruh anak kembali dibuktikan. Melalui UPZ BAZNAS Sulsel, bantuan pendidikan disalurkan kepada siswa kurang mampu di wilayah Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VII, memberi harapan baru bagi pelajar berprestasi yang terkendala biaya.
Unit Pengumpul Zakat (UPZ) BAZNAS Provinsi Sulawesi Selatan kembali menyalurkan bantuan pendidikan bagi siswa kurang mampu di wilayah Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VII. Program ini merupakan bagian dari komitmen Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, dalam mendukung keberlangsungan pendidikan bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera.
Salah satu penerima bantuan adalah Sakina Saputri, siswi kelas XI UPT SMAN 2 Jeneponto. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Tim Reaksi Cepat UPZ BAZNAS Provinsi Sulsel yang dipimpin Timung, S.Pd., M.Pd.
Dalam kesempatan tersebut, Sakina menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diterimanya.
“Terima kasih atas bantuan yang diberikan. Semoga menjadi keberkahan bagi semua pihak yang telah membantu. Bantuan ini akan saya manfaatkan sebaik-baiknya untuk menunjang kebutuhan pendidikan saya,” ujar Sakina.
Penyaluran bantuan pendidikan ini menjadi bentuk nyata kepedulian pemerintah terhadap siswa yang memiliki semangat belajar tinggi namun menghadapi keterbatasan ekonomi. Melalui program tersebut, diharapkan para pelajar tetap dapat melanjutkan pendidikan dan meraih cita-citanya tanpa terkendala biaya.
Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VII, Hamsa, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi kepada UPZ BAZNAS Provinsi Sulsel atas konsistensinya membantu siswa dari keluarga kurang mampu.
Menurutnya, bantuan pendidikan seperti ini sangat penting untuk menjaga keberlanjutan pendidikan dan mencegah meningkatnya angka putus sekolah.
“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada UPZ BAZNAS Provinsi Sulsel. Harapan kami, bantuan seperti ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak siswa yang membutuhkan,” kata Hamsa.
Ia menjelaskan, tujuan utama pemberian beasiswa kepada pelajar dari keluarga kurang mampu adalah memastikan hak pendidikan mereka tetap terpenuhi dengan meringankan beban finansial yang dihadapi orang tua.
“Bantuan ini menjadi jaminan agar siswa yang memiliki potensi akademik tetap dapat melanjutkan pendidikan dan mengembangkan masa depannya tanpa terkendala biaya. Selain itu, program ini juga menjadi langkah konkret untuk mencegah anak putus sekolah akibat keterbatasan ekonomi keluarga,” tambahnya.
Program beasiswa yang digulirkan UPZ BAZNAS Provinsi Sulsel diharapkan terus menjadi jembatan harapan bagi para pelajar di berbagai daerah, sekaligus memperkuat upaya pemerintah dalam mewujudkan pendidikan yang inklusif dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat Sulawesi Selatan.(rls)

