Libatkan Satpam hingga Ojol, Polda Sulsel Gelar Apel Sabuk Kamtibmas

Libatkan Satpam hingga Ojol, Polda Sulsel Gelar Apel Sabuk Kamtibmas

MAKASSAR, UPEKS.co.id — Polda Sulsel bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menggelar apel Sabuk Kamtibmas, di lapangan Pinisi Poin, Makassar, Kamis (25/6/2026) malam.

Apel yang dipimpin oleh Kapolda Sulsel, Irjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro tersebut, melibatkan berbagai elemen masyarakat sebagai bagian dari upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif di wilayah Sulawesi Selatan.

Bacaan Lainnya

Kapolda Sulsel, Irjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro menyampaikan bahwa kondisi kamtibmas di wilayah hukum Polda Sulsel saat ini secara umum berada dalam situasi yang kondusif.

Meski demikian, upaya menjaga stabilitas keamanan tetap dilakukan secara berkelanjutan melalui kolaborasi dengan seluruh komponen masyarakat.

“Situasi kamtibmas di wilayah hukum Sulawesi Selatan cukup kondusif. Namun kondisi ini harus terus dijaga dengan melibatkan seluruh komponen masyarakat, baik kelompok masyarakat maupun mitra kamtibmas yang ada,” ujarnya.

Ia menjelaskan, apel tersebut bertujuan untuk memastikan kesiapsiagaan seluruh unsur masyarakat dalam mendukung terciptanya keamanan dan ketertiban. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian menyambut Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke-80 yang akan diperingati pada 1 Juli 2026.

Selain penguatan sinergi, kegiatan itu juga menjadi momentum pemberian apresiasi kepada sejumlah kelompok Siskamling yang dinilai berhasil membangun sistem keamanan lingkungan secara aktif dan memperoleh penilaian dalam lomba Siskamling tingkat Mabes Polri.

Menurutnya, menjaga keamanan bukan hanya tugas aparat kepolisian, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat dan Forkopimda.

“Polri tidak bisa berdiri sendiri. Kita perlu bahu-membahu, saling menjaga dan saling mendukung agar keamanan dan ketertiban di Sulawesi Selatan dapat terus terjaga,” katanya.

Dalam apel tersebut, sebanyak 1.500 personel dilibatkan. Jumlah itu terdiri dari berbagai unsur, antara lain satuan pengamanan (satpam), kelompok Siskamling, Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat (FKPM), unsur buruh, hingga komunitas pengemudi ojek online (ojol).

Polda Sulsel juga menegaskan bahwa kegiatan tersebut berbeda dengan pengamanan aksi unjuk rasa yang telah memiliki skema dan personel tersendiri.

Terkait peran satuan pengamanan (security), dijelaskan bahwa masing-masing personel tetap menjalankan fungsi pengamanan sesuai wilayah dan tugas yang telah ditetapkan.

Di sisi lain, upaya kolaboratif yang selama ini dilakukan disebut telah memberikan hasil positif dalam menekan berbagai bentuk gangguan kamtibmas, termasuk kejahatan jalanan dan aksi tawuran.

“Kami berharap dukungan masyarakat terus terjaga agar situasi keamanan yang kondusif dapat dipertahankan demi kepentingan seluruh warga Sulawesi Selatan,” harap Kapolda.(Jay)

Pos terkait