Deteksi Dini Penyakit Menular, Lapas Perempuan Sungguminasa Gelar Mobile VCT HIV dan Sifilis Bersama Puskesmas Pattallassang

Deteksi Dini Penyakit Menular, Lapas Perempuan Sungguminasa Gelar Mobile VCT HIV dan Sifilis Bersama Puskesmas Pattallassang

GOWA, UPEKS.co.id — Lapas Perempuan Kelas IIA Sungguminasa terus berkomitmen meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi warga binaan melalui pelaksanaan kegiatan Mobile Voluntary Counseling and Testing (VCT) HIV dan Sifilis bekerja sama dengan Puskesmas Pattallassang. Kegiatan yang berlangsung pada Kamis, (18/6/ 2026 mulai pukul 10.00 WITA hingga selesai ini merupakan bagian dari upaya deteksi dini dan pencegahan penyebaran penyakit menular di lingkungan pemasyarakatan.

Dalam kegiatan tersebut, tim kesehatan melakukan pemeriksaan HIV dan Sifilis kepada 85 orang warga binaan. Mobile VCT ini merupakan program rutin yang dilaksanakan setiap dua bulan sekali oleh Puskesmas Pattallassang sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan capaian program penanggulangan HIV dan AIDS pada populasi kunci, termasuk di lingkungan Lapas Perempuan Kelas IIA Sungguminasa yang berada dalam wilayah kerja UPT Puskesmas Pattallassang, Kabupaten Gowa.

Bacaan Lainnya

Berdasarkan hasil pemeriksaan, seluruh peserta dinyatakan negatif (nihil) HIV, sementara tiga orang terdeteksi reaktif sifilis dan akan segera mendapatkan tindak lanjut berupa pengobatan sesuai prosedur medis. Pelaksanaan skrining ini menjadi langkah penting dalam memastikan kondisi kesehatan warga binaan tetap terpantau serta memperoleh penanganan yang cepat dan tepat apabila ditemukan indikasi penyakit.

Kepala Lapas Perempuan Kelas IIA Sungguminasa, Yohani Widayati menyampaikan apresiasi kepada Puskesmas Pattallassang atas sinergi yang terus terjalin dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada warga binaan.

“Kesehatan merupakan hak dasar setiap warga binaan. Melalui kegiatan Mobile VCT ini, kami dapat melakukan deteksi dini terhadap penyakit menular sehingga penanganan dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan berkesinambungan. Kami mengapresiasi dukungan Puskesmas Pattallassang yang secara konsisten mendampingi pelaksanaan program ini,” ujar Yohani.

Senada dengan itu, Kepala Seksi Pembinaan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja (Kasi Binadik), Andi Annisya menegaskan bahwa pemeriksaan kesehatan berkala menjadi bagian penting dalam mendukung pembinaan warga binaan.

“Pemeriksaan rutin seperti Mobile VCT tidak hanya bertujuan menemukan kasus sejak dini, tetapi juga meningkatkan kesadaran warga binaan akan pentingnya menjaga kesehatan. Dengan layanan kesehatan yang optimal, proses pembinaan di dalam lapas dapat berjalan dengan lebih baik dan produktif,” ungkap Andi Annisya.

Melalui kolaborasi yang berkelanjutan dengan fasilitas kesehatan setempat, Lapas Perempuan Kelas IIA Sungguminasa berkomitmen menghadirkan layanan kesehatan yang berkualitas, humanis, serta mendukung terciptanya lingkungan pemasyarakatan yang sehat, aman, dan bebas dari penyebaran penyakit menular. (rls)