Anwar Faruq Dorong Warga Maloku Manfaatkan Program PIP dan KIS

Anwar Faruq Dorong Warga Maloku Manfaatkan Program PIP dan KIS

MAKASSAR, UPEKS— Wakil Ketua DPRD Kota Makassar, Anwar Faruq menggelar reses ketiga masa persidangan ketiga tahun sidang 2025/2026 di Jalan Ranggong Daeng Romo, Kelurahan Maloku, Kamis (21/5/2026).

 

Bacaan Lainnya

Kegiatan tersebut dihadiri warga yang antusias menyampaikan berbagai aspirasi, mulai dari pendidikan hingga layanan kesehatan.

 

Dalam sambutannya, Ketua DPW PKS Sulawesi Selatan itu mengaku senang melihat tingginya partisipasi masyarakat dalam kegiatan reses tersebut.

 

“Saya sangat senang melihat antusiasme warga di Kelurahan Maloku. Artinya masyarakat tidak lupa dengan Anwar Faruq,” ujarnya disambut tepuk tangan warga.

 

Pada kesempatan itu, Anwar Faruq banyak membahas program bantuan pendidikan, khususnya Program Indonesia Pintar (PIP) yang diperuntukkan bagi siswa SD, SMP hingga SMA.

 

“Program PIP ini memberikan beasiswa untuk siswa SD, SMP dan SMA. Saya punya anggota DPR RI seperti Ibu Meity dan Bachtiar yang memberikan program PIP kepada saya untuk diteruskan ke masyarakat,” katanya

 

Menurutnya, kolaborasi antara wakil rakyat di berbagai tingkatan menjadi bentuk kerja sama yang saling memberi manfaat bagi masyarakat. “Ini semacam simbiosis mutualisme, saling memberikan manfaat untuk masyarakat,” tambahnya.

 

Selain PIP, Anwar Faruq juga menyinggung program Kartu Indonesia Pintar (KIP) bagi mahasiswa. Ia meminta warga yang memiliki anak maupun cucu yang sedang menempuh pendidikan tinggi agar menyampaikan kebutuhannya kepada dirinya.

 

Ia menilai keberadaan anggota dewan seharusnya bisa menjadi jembatan masyarakat untuk mengakses berbagai program pemerintah, baik di bidang pendidikan maupun kesehatan.

 

Di sektor kesehatan, Anwar Faruq mengingatkan masyarakat agar memanfaatkan Kartu Indonesia Sehat (KIS) yang telah diberikan pemerintah.

 

“Alhamdulillah, KIS atau asuransi kesehatan yang diberikan pemerintah kepada masyarakat sangat membantu. Kalau ada apa-apa, bisa berobat gratis,” katanya.

 

Ia juga mengingatkan warga agar rutin memperbarui data kepesertaan KIS di puskesmas agar kartu tetap aktif dan bisa digunakan saat dibutuhkan.

 

“Kalau sudah dapat KIS dari pemerintah, tolong dipelihara baik-baik. Sesekali dibawa ke puskesmas untuk dicek supaya tetap aktif,” pesannya.

 

Dalam sesi dialog, Anwar Faruq turut menyinggung persoalan penerimaan peserta didik baru. Ia membuka ruang bantuan bagi warga yang kesulitan mendapatkan sekolah untuk anaknya, khususnya jenjang SD dan SMP.

 

“Kalau SMA, saya punya jalur komunikasi dengan anggota dewan di provinsi. Tapi apakah langsung diterima? Belum tentu juga, karena tetap ada aturan dan kuotanya,” tutupnya. (jir)