Dr. Lendri, S.St.Pi.,M.Si
Peneliti Ikan Sapu-sapu
Bulan April 2026 merupakan momen bagi ikan Sapu-sapu (Pterygoplichthys spp.) untuk terkenal. Nama ikan ini sedang viral, khususnya di DKI Jakarta. Pemerintah setempat gencar-gencarnya memburu/membasmi spesies ini. Kok di Basmi…apa salah ikan Sapu-sapu ini ya….
Ikan Sapu-sapu ini adalah ikan pendatang dari luar perairan Indonesia (ikan asing). Habitat asli ikan ini berasal dari Amerika Latin. Kok ikan ini bisa ada di perairan Indonesia ya…?. Berdasarkan referensi yang diperoleh, ikan ini bisa ke Indonesia dikarenakan oleh proses perdagangan ikan hias (penjualan).
Awal sih bagus: para pencinta ikan hias air tawar memelihara di akuarium untuk membersihkan akuarium dari alga/lumut yang tumbuh di akuarium tersebut. Namun, hanya saja, ketika ikan ini tidak dibutuhkan lagi, apakah karena ukurannya semakin besar, atau pencintanya pindah lokasi, dan alasan lainnya sehingga ikan ini dibuang ke got, kanal, danau, dan sungai, sehingga mereka berkembang biak di habitat baru.
Contoh kasus ya… di Danau Tempe, ikan Sapu-sapu ini kali pertama ditemukan pada tahun 2016 (Omar et al. 2016). Berdasarkan penelitian 2024, ikan Sapu-sapu telah mendominasi perairan Danau Tempe (Lendri et al. 2025). Apakah ikan sapu-sapu Berbahaya…??? Atau menguntungkan ketika ikan ini hidup di perairan.
Ikan ini dapat berbahaya di perairan ketika pertumbuhannya tidak terkendali (Dominan)..kok bisa dominan ya….? bisa dong…karena ikan ini dapat bertahan hidup di perairan air tawar yang memiliki kualitas baik bahkan tercemar, ikan ini akan menjadi pemenang ketika terjadi perebutan makanan di perairan, ikan ini dapat memutuskan rantai makanan dan siklus hidup spesies tertentu, dan ikan ini sulit mempunyai predator dari spesies ikan ya… lhooo…kapan ikan ini tidak berbahaya…ketika populasi ikan ini dikendalikan…ikan Sapu-sapu dapat dimakan dengan syarat berasal dari perairan yang tidak tercemar ya….(**)

