MAKASSAR, UPEKS.co.id – Aparat kepolisian berhasil mengamankan dua terduga pelaku yang diduga terlibat dalam aksi penyerangan oleh kelompok geng motor di Jalan Emmy Saelan, Kecamatan Rappocini. Peristiwa tersebut sebelumnya sempat viral di media sosial setelah rekaman CCTV beredar luas.
Penangkapan dilakukan usai polisi melakukan penyelidikan terhadap aksi penyerangan brutal yang mengakibatkan seorang warga mengalami luka serius akibat terkena anak panah. Meski demikian, polisi memastikan bahwa kedua remaja yang diamankan bukan merupakan pelaku utama.
Kasi Humas Polrestabes Makassar, Kompol Wahiduddin, mengungkapkan bahwa kedua terduga pelaku hanya ikut berada dalam rombongan geng motor saat kejadian berlangsung.
“Dua orang yang diamankan bukan pelaku utama. Mereka hanya ikut dalam kelompok saat kejadian,” ujarnya, Senin (7/4/2026).
Menurut Wahiduddin, pelaku utama yang menggunakan busur panah hingga kini masih dalam pengejaran aparat kepolisian.
“Pelaku yang melepaskan anak panah saat ini masih dalam pengejaran karena melarikan diri,” tambahnya.
Kedua remaja yang diamankan diketahui masih di bawah umur dan diduga tidak terlibat langsung dalam aksi penyerangan, meski berada dalam kelompok tersebut saat kejadian.
Polisi saat ini masih terus mendalami keterlibatan pelaku lain yang diduga tergabung dalam geng motor tersebut.
Sebelumnya, aksi penyerangan terjadi secara tiba-tiba ketika sekelompok pengendara motor datang secara bergerombol di lokasi kejadian. Dalam rekaman CCTV, terlihat para pelaku langsung menyerang warga menggunakan busur panah, sehingga menimbulkan kepanikan.
Penyerangan berlangsung singkat, namun cukup membuat warga sekitar berhamburan menyelamatkan diri. Setelah melakukan aksinya, kelompok tersebut langsung melarikan diri.
Akibat kejadian tersebut, seorang warga mengalami luka serius di bagian leher akibat terkena anak panah dan segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.
Kapolsek Rappocini, Kompol Ismail, membenarkan insiden tersebut. Ia menjelaskan bahwa korban saat itu sedang duduk santai bersama temannya di depan minimarket sebelum tiba-tiba diserang.
“Korban hanya duduk bersama temannya, lalu tiba-tiba datang sekitar 10 motor berboncengan dan langsung menyerang,” jelasnya.
Korban telah menjalani operasi dan dilaporkan dalam kondisi membaik. Polisi juga telah menerima laporan resmi dari korban dan tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut.
Sejumlah saksi telah dimintai keterangan guna mengungkap identitas serta keberadaan pelaku utama dan anggota kelompok lainnya.
Berdasarkan keterangan korban, ia tidak mengenal para pelaku dan tidak memiliki hubungan apa pun sebelum kejadian tersebut terjadi. Polisi berharap kasus ini segera terungkap seiring dengan proses penyelidikan yang terus berjalan.(Jay)




