Terkendala Cuaca, Kunjungan Wisata Bantimurung Turun Saat Lebaran

Terkendala Cuaca, Kunjungan Wisata Bantimurung Turun Saat Lebaran

MAROS, Upeks — Jumlah pengunjung di kawasan Taman Wisata Alam Bantimurung mengalami penurunan selama libur Lebaran tahun ini. Total kunjungan tercatat hanya sekitar 2.590 orang sepanjang periode tersebut, jauh dari target yang diharapkan untuk mendongkrak pendapatan daerah.

Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Maros, Suwardi Sawedi, mengakui capaian tersebut belum maksimal akibat faktor cuaca. “Harapan kita di momen Lebaran ini kunjungan bisa maksimal untuk mendongkrak PAD, tapi kondisi cuaca tidak mendukung,” ujarnya, Rabu (25/3/2026).

Bacaan Lainnya

Ia menjelaskan, tingginya intensitas hujan menyebabkan debit air di kawasan air terjun meningkat hingga meluap. “Air meluap sehingga tidak memungkinkan pengunjung untuk mandi,” katanya.

Padahal, aktivitas mandi dan bermain air merupakan daya tarik utama Bantimurung. Kondisi ini membuat minat wisatawan menurun drastis. Selama periode libur, PAD yang diperoleh hanya sekitar Rp103,64 juta.

Selain cuaca, wisatawan juga disebut beralih ke destinasi lain yang lebih aman. “Ada alternatif lain seperti waterpark yang tetap ramai, jadi pengunjung mungkin beralih ke sana,” tambahnya.

Di tengah penurunan ini, Pemkab Maros menyiapkan langkah pembenahan melalui kerja sama dengan pihak ketiga. Proses lelang pengelolaan telah dibuka, namun akan diulang karena belum memenuhi syarat. “Sudah ada dua peminat yang mendaftar, tapi sesuai aturan akan kita ulang karena belum memenuhi syarat,” jelasnya.

Sementara itu, pengunjung bernama Fadli (35) mengaku tetap datang meski tidak bisa menikmati wahana utama. “Anak-anak sebenarnya mau main air, tapi kondisi tidak memungkinkan, jadi cuma duduk-duduk saja,” tuturnya.

Ia berharap pengelola menyediakan alternatif wahana agar wisatawan tetap bisa beraktivitas saat cuaca kurang bersahabat.(alf)