Percepat Pembangunan Luwu Raya, Pemprov Sulsel Alokasikan Rp1 Triliun

Percepat Pembangunan Luwu Raya, Pemprov Sulsel Alokasikan Rp1 Triliun

MAKASSAR, UPEKS.co.id– Pemprov Sulsel mengalokasikan anggaran pembangunan berskala besar melebihi Rp1 triliun, untuk kawasan Luwu Raya.

Komitmen ini untuk mempercepat pemerataan pembangunan dan memperkuat infrastruktur serta layanan dasar di wilayah tersebut.

Bacaan Lainnya

Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel, Jufri Rahman, menegaskan bahwa berbagai proyek infrastruktur yang berjalan merupakan bentuk perhatian nyata pemerintah provinsi.

“Paket-paket infrastruktur di wilayah Luwu Raya sudah merupakan bentuk atensi Pemprov Sulsel terhadap pembangunan Luwu Raya,” kata Jufri, kemarin.

Total alokasi dana pembangunan untuk Luwu Raya mencapai sekitar Rp1,041 triliun. Angka ini melampaui kontribusi pendapatan daerah Luwu Raya ke kas daerah yang tercatat sebesar Rp806 miliar pada realisasi APBD Sulsel 2025.

Dari total anggaran tersebut, Rp935 miliar bersumber dari APBD Provinsi Sulsel, ditambah dengan dukungan anggaran APBN melalui berbagai skema.

Porsi terbesar dialokasikan melalui skema Multi Years Contract (MYC) senilai hampir Rp400 miliar, yang menjadi alokasi MYC terbesar di Sulsel.

Program ini mencakup pembangunan rumah sakit regional modern di Kabupaten Luwu, penanganan jaringan irigasi sepanjang 58.540 meter untuk mendukung 11.000 hektare daerah irigasi serta peningkatan jalan strategis kewenangan provinsi sepanjang lebih dari 35 kilometer.

Selain APBD, dukungan APBN untuk sektor pertanian di Luwu Raya mencapai Rp107 miliar. Pemprov Sulsel juga mengintervensi pembukaan akses menuju Kecamatan Seko, Kabupaten Luwu Utara, sepanjang 15,45 kilometer melalui skema Instruksi Jalan Daerah (IJD).

Untuk akses Seko ini, telah disepakati skema pembiayaan bersama dengan Kementerian Pekerjaan Umum (KemenPU) yang mengalokasikan Rp48 miliar, ditambah Rp20 miliar dari APBD Sulsel.

Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Sulsel, Andi Ihsan, menyampaikan bahwa sejumlah paket penanganan jalan strategis di Luwu Raya tengah diproses pada tahap lelang.

Berdasarkan data Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE), ruas jalan yang akan ditangani meliputi beberapa ruas di kabupaten Luwu, Toraja Utara, dan Kota Palopo dengan total panjang puluhan kilometer.

“Kita sedang proses juga ini, secepatnya kita lelang,” kata Andi Ihsan mengenai percepatan lelang untuk akses jalan menuju Seko.

Ia menambahkan bahwa proses lelang dari anggaran KemenPU dilakukan terpisah dan saat ini paket pekerjaan dari KemenPU telah memiliki pemenang.

Kebijakan anggaran ini mencerminkan arah fiskal Pemprov Sulsel yang menempatkan pemerataan dan keadilan pembangunan sebagai prioritas, sekaligus memperkuat struktur ekonomi regional, serta meningkatkan kualitas pelayanan dasar secara berkelanjutan di Luwu Raya.(eky)

Pos terkait