Kebutuhan Uang Kartal Ramadan 2026 di Sulsel Naik 5%

Kebutuhan Uang Kartal Ramadan 2026 di Sulsel Naik 5%

MAKASSAR, UPEKS.co.id— Bank Indonesia (BI) Sulawesi Selatan menyiapkan uang kartal sebesar Rp4,5 triliun, untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadan dan Idulfitri 2026.

Nilai tersebut meningkat 5% secara tahunan (yoy), seiring tumbuhnya perekonomian dan meningkatnya mobilitas masyarakat.

Bacaan Lainnya

Kesiapan tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (SERAMBI) 2026, yang digelar mulai 19 Februari 2026 di Makassar.

Program ini tidak hanya bertujuan memastikan ketersediaan uang layak edar, tetapi juga menjaga tradisi berbagi dan pemberian tunjangan hari raya (THR) di tengah masyarakat.

Kegiatan SERAMBI 2026 secara resmi dibuka oleh Wakil Gubernur Sulsel Fatmawati Rusdi bersama Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Selatan, Rizki Ernadi Wimanda.

Turut hadir Ketua MUI Sulsel Nadjamuddin Abduh Shafa, Ketua Perbanas Sulsel Harry Edward Kwenre, jajaran perbankan, pengurus yayasan masjid, serta para undangan lainnya.

Pada Ramadan tahun ini, BI Sulsel menyiapkan sebanyak 26.143 paket penukaran uang baru di 120 titik layanan yang tersebar di seluruh wilayah Sulsel.

Jumlah tersebut meningkat signifikan sebesar 61% dibanding realisasi tahun 2025 yang tercatat sebanyak 16.243 paket.

Kepala Perwakilan BI Sulsel Rizki E. Wimanda mengatakan, peningkatan kebutuhan uang kartal mencerminkan aktivitas ekonomi masyarakat yang semakin dinamis selama Ramadan dan menjelang Idulfitri.

“Karena itu, BI Sulsel bersama 31 bank bersinergi menyediakan layanan penukaran yang mudah diakses masyarakat, baik di wilayah perkotaan, kabupaten, hingga daerah kepulauan,” kata Rizki, Kamis (19/2/2026).

Berbagai layanan penukaran disiapkan melalui loket perbankan, rumah ibadah, layanan terpadu di sejumlah kabupaten/kota, serta layanan tematik menggunakan armada khusus yang menjangkau pulau-pulau.

Masyarakat dapat menukarkan uang hingga maksimal Rp5,3 juta per orang, dengan pecahan mulai dari Rp1.000 hingga Rp50.000.

Selain itu, tersedia pula layanan penukaran Uang Rupiah Khusus nominal Rp75.000 hingga maksimal 200 lembar per orang.

Untuk menjamin kelancaran layanan, BI Sulsel mengimbau masyarakat melakukan pemesanan terlebih dahulu melalui aplikasi PINTAR milik Bank Indonesia, serta hadir sesuai jadwal dan lokasi yang telah dipilih.

Dalam kesempatan tersebut, Rizki juga mengingatkan pentingnya merawat uang Rupiah dengan menerapkan prinsip 5J, yakni Jangan Dilipat, Jangan Dicoret, Jangan Diremas, Jangan Distapler, dan Jangan Dibasahi.

Masyarakat juga diimbau waspada terhadap peredaran uang palsu dengan metode 3D, yaitu Dilihat, Diraba, dan Diterawang, serta berbelanja secara bijak selama Ramadan.

Sementara itu, Wakil Gubernur Sulsel Fatmawati Rusdi mengapresiasi pelaksanaan SERAMBI 2026, yang dinilai sangat membantu masyarakat dalam memperoleh uang layak edar di bulan penuh berkah.

Ia berharap sinergi BI dan perbankan ini terus memperkuat stabilitas ekonomi daerah, sekaligus mendukung kelancaran aktivitas sosial dan keagamaan masyarakat Sulsel. (eky)