Pemprov Salurkan Alat Bantu bagi 15 Penyandang Disabilitas dari Empat Daerah

Pemprov Salurkan Alat Bantu bagi 15 Penyandang Disabilitas dari Empat Daerah

MAKASSAR,UPEKS.co.id— Pemprov Sulsel melalui Dinas Sosial menyalurkan bantuan sosial berupa alat bantu bagi penyandang disabilitas, yang tergabung dalam lembaga kesejahteraan sosial.

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Jufri Rahman, kepada para penerima manfaat di Baruga Lounge Kantor Gubernur Sulsel, Rabu (28/1/2026).

Bacaan Lainnya

Sebanyak 15 penyandang disabilitas menerima bantuan tersebut yang berasal dari Kabupaten Jeneponto, Kota Palopo, Kabupaten Sinjai, dan Kabupaten Soppeng.

Kegiatan ini turut melibatkan Tim Penggerak PKK Provinsi Sulsel, sebagai bentuk sinergi lintas sektor dalam mendukung pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas.

Jenis alat bantu yang diserahkan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing penerima, di antaranya kaki palsu atau protese atas lutut, kursi roda, tongkat, alat bantu dengar, serta tongkat netra.

Bantuan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kemandirian dan kualitas hidup penyandang disabilitas dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

Kepala Dinas Sosial Sulsel, Abd. Malik Faisal, mengatakan, penyaluran bantuan ini merupakan wujud kehadiran dan perhatian pemerintah daerah kepada masyarakat yang membutuhkan.

Malik Faisal menyebut, penerima bantuan berasal dari sejumlah daerah di Sulsel, yakni Jeneponto, Palopo, Soppeng, dan Sinjai.

Sementara Sekda Sulsel, Jufri Rahman, mengapresiasi Dinas Sosial atas inisiasi kegiatan tersebut. Ia juga menekankan pentingnya penguatan basis data penyandang disabilitas secara akurat dan terperinci agar penyaluran bantuan semakin tepat sasaran dan dapat diperluas ke depannya.

Menurut Jufri, data yang baik akan membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk masyarakat yang ingin beramal, sehingga kebijakan yang diambil dapat memberi manfaat lebih luas bagi penyandang disabilitas.

Jufri juga memberikan motivasi kepada para penerima manfaat agar tetap percaya diri dan optimistis dalam menjalani kehidupan.

Jufri menegaskan, disabilitas bukanlah kekurangan, melainkan potensi yang dapat berkembang jika ditangani dan diarahkan dengan tepat.

Untuk itu, ia mengajak para penyandang disabilitas untuk menjadikan kondisi tersebut sebagai kekuatan dalam menunjukkan kemampuan diri.

Amiruddin, warga Kabupaten Jeneponto yang menerima bantuan kaki palsu, mengaku sangat terbantu dan berterima kasih kepada Pemprov Sulsel serta pihak-pihak terkait atas perhatian yang diberikan.(eky)

Pos terkait