TAKALAR, Upeks.co.id — Pelatihan jurnalistik bagi Pejabat Pengelola Informasi Daerah (PPID) Desa dan Kelurahan se-Kabupaten Takalar dimulai serentak, Sabtu, 1 November 2025. Hari pertama melibatkan lima kecamatan.
PPID lima kecamatan itu masing-masing; PPID Desa/ Kelurahan dari Kecamatan Polongbangkeng Utara, Polongbangkeng Timur, Mappakasunggu, Sanrobone, dan Tanakeke.
Khusus untuk pelatihan bagi PPID wilayah Polongbangkeng di pusatkan di Aula Kantor Kecamatan Polongbangkeng Timur. Di lokasi ini, pelatihan dibuka Camat Polongbangkeng Utara, Aji Sangaji.
Adapun di Aula Kecamatan Mappakasunggu dibuka Kadiskominfo Statistik, dan Persandian Takalar, Suhardiyanto yang diwakili Sekretaris Diskominfo-SP, Ayatullah Dg Romo. Di lokasi ini hadir PPID utusan desa dari tiga kecamatan, Mappakasunggu, Sanrobone, dan Tanakeke.
Ayatullah Dg Romo mengatakan, pelatihan ini merupakan bagian dari MoU (nota kesepahaman) antara media Fajar Group dan Pemkab Takalar.
Melalui pelatihan ini, ia mengakui, akan menciptakan PPID yang profesional dan mampu berkolaborasi dengan media dalam mewujudkan informasi yang sehat. Di mana informasi itu akan membangun dan menggali potensi-potensi desa di Kabupaten Takalar.
“Semua sudah tahu Fajar Group. Media-media Fajar Group tidak hanya tersebar di tersebar di Sulsel saja. Jangkauan pembaca media online hingga koran cetaknya cukup tinggi. Demikian pula dengan trust (kepercayaan) publik terhadap media Fajar dan groupnya,” jelasnya.
PPID dan jurnalis, diakuinya, memiliki peran yang serupa. Keduanya mengelola informasi publik. Perbedaannya, jurnalis mencari dan menyebarluaskan informasi ke publik. Sedangkan PPID, menyediakan, mendokumentasikan, dan melayani permohonan informasi.
“Keduanya perlu berkolaborasi atau bersinergi agar tidak terjadi disinformasi dan konflik data. Tidak hanya pelatihan saja yang diberikan Fajar Group, tetapi pendampingan pasca pelatihan. Ini yang sangat penting bagi pemerintah daerah,” terangnya.
Direktur ujungjari.com yang juga Pemimpin Redaksi Harian Berita Kota Makassar, Fachruddin Palapa yang ikut menjadi narasumber dalam pelatihan mengatakan, melalui pelatihan ini, PPID paham akan tugas, pokok dan fungsinya.
Tidak sebatas itu. Menurutnya, kemampuan menulis seorang PPID juga harus diasah. Melalui pelatihan ini, PPID Desa dan kelurahan dapat bertugas secara profesional dan bersinergi dengan media.
“Kami harap potensi-potensi daerah dapat tergali lebih jauh dan menjadi potensi pendapatan bagi daerah. Tentunya melalui pemberitaan. Khususnya media mainstream,” beber dewan redaksi Harian Fajar ini.
Pemimpin Redaksi Harian Fajar, Amrullah Basri dalam pelatihan itu menegaskan, kolaborasi media yang terbangun saat ini, bukan berarti membungkam media dalam menjalan fungsinya.
Akan tetapi, kata dia, kolaborasi ini bertujuan untuk memaksimalkan potensi dan menyebarluaskan informasi yang membangun untuk suatu daerah. Karena itu, Fajar tidak hanya melaksanakan pelatihan. Juga, pendampingan.
“Media tidak boleh hanya berorientasi pada bisnis semata. Bahkan bukan lagi harus, tetapi wajib ikut memberi kontribusi positif bagi daerah. Semakin maju suatu daerah, semakin baik pertumbuhan ekonominya, maka media pun akan ikut berkembang. Fajar Group siap berkolaborasi dengan siapa saja. Pastinya dalam hal yang positif,” terangnya.
Camat Polongbangkeng Utara, Aji Sangaji menambahkan, pelatihan jurnalistik bertujuan untuk meningkatkan publikasi dari berbagai kegiatan, program dan capaian yang sedang dan akan dilakukan oleh pemerintah desa maupun kelurahan. Baik, melalui pemberitaan di website maupun media sosial, agar lebih dikenal oleh masyarakat luas.
“Pelatihan ini bertujuan untuk memperkuat peran PPID sebagai ujung tombak penyampaian informasi publik di tingkat desa dan kelurahan. Agar, informasi yang sampai ke masyarakat itu benar-benar akurat dan bermanfaat. Pelatihan ini juga bertujuan nya untuk mengembalikan citranya media yang saat ini berkonotasi negatif, karena jujur, banyak kepala desa dan lurah yang alergi jika mendengar kata wartawan,” ujarnya.
Asal tahu saja, kemarin ada enam narasumber yang dihadirkan. Mereka berasal dari pimpinan media Fajar Group. Masing-masing; Duet Pemred Harian BKM, Andi Rustan dan Fachruddin Palapa, Pemred Harian Ujung Pandang Ekspress, Abdul Jabbar, Pemimpin Redaksi Harian Rakyat Sulsel, Lukman Maddu, Redaktur Pelaksana Harian Upeks, Arifuddin, dan Kepala Online harian.fajar.co.id, Dian Hendianto. (*)

