MAKASSAR, UPEKS— Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Makassar kembali menggelar event lari tahunan bertajuk Run Tourism, sebuah kegiatan sport tourism yang memadukan olahraga dengan promosi wisata lokal. Agenda ini merupakan rangkaian Dies Natalis ke-34 Poltekpar Makassar.
Direktur Poltekpar Makassar, Dr. Herry Rachmat Widjaja, M.M.Par., CHE., mengatakan tahun ini jalur lari dibuat lebih variatif dibanding tahun sebelumnya. Karena Poltekpar Makassar adalah sekolah pariwisata, konsep yang dihadirkan tidak sekadar fun run, tetapi juga mengangkat unsur tourism.
Keunikan Run Tourism 2025 terletak pada konsep Semi Trail Run, dengan lintasan yang memadukan jalur aspal dan pesisir pantai. Para peserta akan melintasi empat destinasi wisata, yakni Pantai Layar Putih, Pantai Anging Mammiri, Pantai Tanjung Bayang, dan Pantai Biru.
“Rute lari dimulai dari kampus, melewati permukiman warga, menyusuri Sungai Jeneberang, melintasi jembatan hingga Pantai Layar Putih, lalu berbelok ke kawasan Tanjung Bayang, Pantai Anging Mammiri, dan Pantai Biru sebelum kembali ke kampus,” ujarnya, dalam jumpa pers, Selasa (16/9/2025).
Herry menegaskan konsep tersebut digunakan untuk mendukung pariwisata lokal. “Kami ingin menghadirkan keindahan Jeneberang dan pesisir pantai sebagai bagian dari konsep Run Tourism tahun ini,” tambahnya.
Sebelum pelaksanaan, panitia telah melakukan survei jalur sebanyak dua hingga tiga kali, serta menggelar aksi bersih-bersih di sepanjang lintasan.
“Kegiatan ini juga menjadi ajang gerak jalan sambil membersihkan area yang akan dilalui pelari. Jadi, selain olahraga, ada semangat peduli lingkungan,” jelas Herry.
Project Officer Run Tourism, Fardha Ramadhani, menambahkan acara ini bertujuan mendorong gaya hidup sehat sekaligus mendukung destinasi wisata lokal. “Acara ini juga menjadi wadah silaturahmi bagi civitas akademika, masyarakat umum, dan para stakeholder,” katanya.
Run Tourism 2025 mengusung tema “Born to Bond” dengan tagline “Explore, Connect, Celebrate”, yang bermakna membangun ikatan dan relasi yang lebih luas.
Event ini diikuti sekitar 1.500 peserta, terdiri dari civitas akademika Poltekpar Makassar, alumni, stakeholder, hingga masyarakat umum, dengan dua kategori jarak tempuh, yakni 6K dan 10K.
Pendaftaran dibuka sejak 22 Agustus untuk kategori internal, dilanjutkan pada 29 Agustus untuk alumni, stakeholder, dan masyarakat umum. “Saat ini, seluruh kuota peserta telah terpenuhi,” ujarnya.
Run Tourism 2025 akan berlangsung pada Minggu, 21 September 2025, pukul 05.00–10.45 WITA. Start dan finish ditetapkan di kampus Poltekpar Makassar, Jl. Metro Tanjung Bunga No. 1, Tanjung Merdeka, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar.
Sebagai ajang lari tahunan, Run Tourism bukan hanya dirancang sebagai kegiatan olahraga, tetapi juga wadah kolaborasi antara mahasiswa, industri pariwisata, dan masyarakat.
Event ini diharapkan dapat memperkuat promosi destinasi lokal sekaligus mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya poin ke-3 tentang Kehidupan Sehat dan Kesejahteraan (Good Health and Well-Being). (jir)

