FEB Unhas Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah Berbasis Circular Economy di Balleangin

FEB Unhas Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah Berbasis Circular Economy di Balleangin

PANGKEP, UPEKS– Departemen Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Hasanuddin (FEB Unhas) telah melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Kelurahan Balleangin, Kecamatan Balocci, Kabupaten Pangkep. Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Hibah Internal Peningkatan Kinerja Utama (KIPKU) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Hasanuddin dalam rangka Dies Natalis ke-78 FEB Unhas.

Mengusung tema “Transformasi Pengelolaan Sampah Berbasis Circular Economy melalui Penguatan Bank Sampah, Edukasi Lingkungan, dan Pemberdayaan Masyarakat Menuju Kelurahan Balleangin yang Bersih, Produktif, dan Berkelanjutan”, kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa sampah bukan sekadar limbah, tetapi sumber daya yang memiliki nilai ekonomi apabila dikelola secara tepat.

Bacaan Lainnya

Kegiatan yang dipimpin oleh Fitriwati Djam’an, S.E., M.Si., Ph.D. ini diikuti oleh perangkat kelurahan, tokoh masyarakat, dan masyarakat setempat sebagai bentuk kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam mewujudkan lingkungan yang lebih bersih dan berkelanjutan, Rabu (22/7/2026).

Melalui pendekatan Circular Economy, peserta memperoleh edukasi mengenai pengelolaan sampah berbasis Reduce, Reuse, dan Recycle (3R), penguatan kelembagaan Bank Sampah, pengembangan model bisnis, pengelolaan keuangan sederhana, strategi pemasaran produk daur ulang, analisis nilai tambah, hingga pemberdayaan UMKM berbasis ekonomi sirkular. Materi tersebut dirancang untuk mendorong terbentuknya Bank Sampah yang tidak hanya berfungsi sebagai sarana pengelolaan lingkungan, tetapi juga sebagai pusat pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Transformasi pengelolaan sampah tidak hanya bertujuan menciptakan lingkungan yang bersih, tetapi juga membangun masyarakat yang produktif melalui penguatan Bank Sampah, edukasi lingkungan, dan pengembangan ekonomi sirkular yang berkelanjutan,” ujar Fitriwati.

Menurutnya, keberhasilan pengelolaan sampah memerlukan perubahan pola pikir masyarakat serta penguatan kelembagaan yang mampu menciptakan manfaat ekonomi secara berkelanjutan. Melalui Bank Sampah, masyarakat diharapkan mampu mengubah sampah menjadi sumber pendapatan, membuka peluang usaha baru, sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan.

Melalui dukungan Program Hibah Internal Peningkatan Kinerja Utama (KIPKU) FEB Universitas Hasanuddin, kegiatan ini diharapkan menjadi model pemberdayaan masyarakat berbasis Circular Economy yang mampu memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat dalam menciptakan Kelurahan Balleangin yang bersih, produktif, dan berkelanjutan.(rls)