Pare-Pare, Upeks.co.id – Dalam rangka menyambut Hari Kesaktian Pancasila, PT PLN (Persero) Unit Induk penyaluran dan Pusat Pengatur Beban (UIP3B) Sulawesi mengadakan audiensi teknis bersama Polres Pare-Pare Sulawesi Selatan. Pertemuan strategis yang berlangsung di Kantor Polres Pare-Pare ini membahas langkah-langkah pengamanan aset ketenagalistrikan yang menjadi tulang punggung pasokan energi masyarakat. PLN menekankan pentingnya keterlibatan aparat kepolisian dalam mendukung kelancaran distribusi listrik, khususnya menjelang momentum peringatan nasional yang biasanya diwarnai dengan peningkatan kebutuhan energi listrik.
Fermi Trafianto selaku General Manager PLN Unit Induk penyaluran dan Pusat Pengatur Beban (UIP3B) Sulawesi menegaskan bahwa sinergi dengan kepolisian adalah kunci dalam menjaga kontinuitas layanan publik. “Kami sangat menghargai dukungan Polres Pare-Pare dalam memastikan pasokan listrik tetap aman dan andal. Listrik adalah kebutuhan vital masyarakat, dan keberlangsungan infrastruktur ketenagalistrikan tidak boleh terganggu. Audiensi ini menjadi bukti nyata komitmen PLN untuk selalu terbuka berkoordinasi dengan pihak keamanan,” ungkapnya. Ia menambahkan bahwa PLN terus berupaya melakukan langkah preventif, salah satunya melalui sosialisasi ke masyarakat agar bersama-sama menjaga aset listrik yang ada di lingkungan sekitar.
Sementara itu, Kapolres Pare-Pare, Indra W.Y, menyambut positif inisiatif dari PLN. Menurutnya, kerja sama lintas sektor sangat diperlukan untuk memastikan stabilitas layanan publik. “Polres Pare-Pare siap memberikan dukungan penuh dalam menjaga keamanan aset PLN. Kami melihat pentingnya pasokan listrik yang stabil, apalagi menjelang peringatan Hari Kesaktian Pancasila. Keamanan aset listrik berarti juga menjaga kepentingan masyarakat luas,” jelas Indra. Ia juga menekankan bahwa pihak kepolisian akan meningkatkan pengawasan, khususnya di area yang rawan gangguan, baik akibat faktor alam maupun ulah manusia.
Selain membicarakan peran pengamanan, PLN juga menyampaikan data teknis mengenai infrastruktur ketenagalistrikan, khususnya pada Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV yang berada di wilayah Parepare–Sidrap dan sekitarnya di wilayah Pare-Pare. Beberapa titik rawan telah dipetakan, dan PLN bekerja sama dengan aparat kepolisian untuk memperkuat penjagaan, terutama di lokasi vital seperti gardu induk dan jalur transmisi utama.
Fermi Trafianto menambahkan, “Kami telah menyiapkan tim siaga 24 jam dan meningkatkan koordinasi lintas instansi. Dengan dukungan penuh dari kepolisian, kami optimis risiko gangguan dapat diminimalkan.” Langkah ini juga sejalan dengan komitmen PLN dalam menghadirkan pelayanan listrik yang berkualitas bagi seluruh pelanggan.
Menutup pertemuan, kedua pihak sepakat untuk terus memperkuat koordinasi tidak hanya pada momentum tertentu, tetapi juga dalam jangka panjang. PLN dan Polres Pare-Pare berkomitmen menjaga keberlangsungan infrastruktur listrik yang memiliki peranan penting bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Harapannya, kolaborasi ini dapat menjadi model kerja sama sinergis antara BUMN dan aparat penegak hukum dalam menjaga kepentingan publik, sehingga masyarakat dapat merasakan manfaat nyata berupa pasokan listrik yang aman, stabil, dan berkelanjutan. (*)




