Tujuh Tahun Vakum, Bupati Enrekang Kukuhkan Forum Anak Di 12 Kecamatan

Tujuh Tahun Vakum, Bupati Enrekang Kukuhkan Forum Anak Di 12 Kecamatan

ENREKANG, UPEKS.co.id — Bupati Enrekang H. Muh. Yusuf Ritangnga diwakili Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Enrekang Dr.Ir., Sulviah,.ST,. MM mengukuhkan Forum Anak Kecamatan se Kabupaten Enrekang yang berlangsung di Aula Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten, Minggu(26/7/26). Ratusan anak dari 12 Kecamatan terlibat dalam kegiatan ini.

Kegiatan ini adalah salah satu agenda Hari Anak Nasional ke 42 yang mengambil tema:Sayang Anak, Lindungi Dan Bangun Masa Depan. Setelah tujuh tahun vakum, kini Forum Anak tingkat Kecamatan bangkit kembali dan akan menjadi perpanjangan tangan anak-anak di Kecamatan masing-masing.

Bacaan Lainnya

Pengukuhan dihadiri Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Enrekang Dr. Sulviah mewakili Bupati Enrekang H. Muh. Yusuf Ritangnga, Plt Kepala Bappelitbangda Enrekang 1Dr. A. Faisal, SH,.MH, Gugah Nurani Indonesia (GNI) Magamo, Kabid Pemenuhan hak dan Perlindungan Anak DP3A Kabupaten Enrekang Sumardin,.SE,.M.A.P, Kabid Perlindungan Perempuan DP3A Kabupaten Enrekang Dr. Umaruddin,.S.Pd,. M. Pd,. Kepala Bidang Kearsipan Dispustaka Enrekang M. Amri Rahman,SP,. MP, para pendamping Forum Anak tingkat Kecamatan se Kabupaten Enrekang dan undangan lainnya.

Saat memberi sambutan, Plt Kepala Bappelitbangda Kabupaten Enrekang A. Faisal mengatakan, Forum Anak adalah cahaya yang akan membuat Indonesia semakin bersinar. Demikian pula dalam proses perencanaan pembangunan, dari tahun ke tahun anak-anak selalu diposisikan sebagai objek dari pembangunan.

“Melalui Kebijakan-kebijakan Pemerintah dilakukan perubahan yang progresif, perubahan yang luar biasa besar dibeberapa tahun terakhir porsi anak-anak telah dijamin oleh undang-undang bahwa suara anak, aspirasi anak adalah salah satu hal yang penting untuk menunjang pembangunan baik dari tingkat daerah maupun tingkat pusat”, kata Plt. Kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pembangunan Daerah (Bappelitbangda) Kabupaten Enrekang A. Faisal.

A. Faisal mengatakan Forum anak adalah mitra strategi Bappelitbangda untuk memastikan bahwa Enrekang adalah Kabupaten Layak Anak. Dia juga memastikan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Enrekang punya agenda yang sama dengan Bappelitbangda.

Plt. Kepala Bappelitbangda berharap 18 rekomendasi Suara Anak yang telah dihasilkan oleh Musrembang Anak tahun 2026 ini dibagi menjadi 5 klaster sehingga bukan saja Bappelitbangda yang bisa memastikan bahwa rekomendasi itu bisa berjalan secara massif, tapi dia berharap Forum Anak kembali melakukan klasifikasi agar 18 Suara Anak hasil Musrenbang anak bisa direkomendasikan ke Dinas terkait.

Kedepan A. Faisal berharap agar Forum Anak Massenrempulu Kabupaten Enrekang tidak saja membangun koneksi dengan Bappelitbangda tetapi juga dengan OPD lain yang dipastikan juga punya program selaras dengan apa yang menjadi fokus Forum Anak Massenrempulu.

“Harapannya bahwa pembangunan hari ini bukan hanya di pikirkan oleh Pemerintah Daerah, tapi saya kira kita butuh sinergi dengan semua Lintas sektor. Kami membutuhkan GNI, kami juga membutuhkan Forum Anak dan lintas sektor lainnya untuk memastikan bahwa pembangunan itu berada di rel atau jalur yang memang di inginkan oleh Bapak Bupati dan Bapak Wakil Bupati dan bagaimana mencapai Asta Cita Bapak Presiden. Harapan yang ingin kami sampaikan kepada anak-anak ku sekalian, kibarkan bendera Forum anak ini, jadikan Forum anak ini bukan saja sebagai tempat berkumpul tapi jadikan sebagai wadah yang lebih produktif, menjamin hak-hak dan suara anak-anak bisa didengar oleh pengambil kebijakan’, tutup A. Faisal.

Sementara itu, Bupati Enrekang H. Muh. Yusuf Ritangnga yang diwakili oleh Kadis DP3A Dr. Ir. Sulviah mengatakan rekomendasi suara anak hasil Musrenbang anak tahun 2026 lebih dari 50 persen ada pada program kerja DP3A dan selama ini sudah berjalan dan tinggal ditangkatkan dan dikembangkan.

“Saya mengapresiasi Ketua Forum Anak Massenrempulu yang begitu antusias sehingga Forum Anak dapat terbentuk di 12 Kecamatan. Anak-anak ku yang terpilih menjadi Pengurus Forum Anak Kecamatan agar dapat mengembangkan dirinya, bisa berkolaborasi dengan Forum Anak Kabupaten”, kata Bupati Enrekang melalui Kadis DP3A.

Sulviah mengatakan, setelah dikukuhkan pihak DP3A akan berkoordinasi dengan para guru dan Camat. Dia berharap anak-anak di Kabupaten Enrekang dapat mengejar mimpinya dengan penuh percaya diri, menjadi generasi Emas tahun 2045. Kadis DP3A terus mendorong agar setiap Anak berani bersuara dengan lantang terkait perlindungan hak-hak anak termasuk program pemerintah yang berpihak terhadap anak.

“Anak-anak ku harus berani menjadi 2P ” Pelopor dan Pelapor” berani melaporkan jika melihat kekerasan yang terjadi pada teman-temannya, bagaimana anak bisa mencegah kekerasan fisik dan psikis, termasuk perundungan, kekerasan seksual, bulying dan sebagainya”, pungkas Sulviah.

Bukti Pemerintah Daerah Kabupaten Enrekang sangat memprioritaskan anak adalah pembangunan tidak hanya fokus pada infrastruktur saja tapi juga peningkatan sumber daya manusia. Memberikan ruang kepada anak untuk berkreasi, menciptakan lingkungan yang nyaman dan aman bagi anak-anak. Dia berharap semoga Forum Anak Kecamatan dapat menjadi perpanjangan tangan bagi anak-anak dengan berbagai isunya di setiap Kecamatan. (Sry)