PANGKEP ,UPEKS.co.id– Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pangkep menggelar konsultasi publik penyusunan Rencana Penanggulangan Bencana (RPB) di Ruang Pola Kantor Setda Pangkep, Senin (25/5/2025).
Kegiatan dibuka oleh Wakil Bupati Pangkep, Abd Rahman Assagaf, dan dihadiri Forkopimda, OPD terkait, Baznas Pangkep, pimpinan kecamatan, kepala desa/lurah, organisasi kemasyarakatan, dunia usaha, hingga akademisi.
Wakil Bupati Abd Rahman Assagaf menyampaikan bahwa Pangkep memiliki kondisi geografis yang berbeda dengan daerah lain yang diikuti kerawanan terhadap bencana. Sehingga, RPB dibutuhkan sebagai acuan pelaksanaan penanggulangan bencana.
“Intinya, keberadaan RPB ini sangat penting sebagai panduan dan acuan dalam penanggulangan bencana di Pangkep,” ujarnya.
Kepala BPBD Pangkep, Muslimin, menyampaikan bahwa konsultasi publik kali ini merupakan yang ketiga kalinya, sebagai tahapan penyempurnaan dokumen yang telah disusun sebelumnya. Selama tiga bulan terakhir, BPBD Pangkep juga mendapat pendampingan langsung dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
“Dalam rentang tiga bulan, kami melalui tahap sosialisasi, konsultasi publik pertama dan kedua, serta mendapat dua kali asistensi dari BNPB. Setelah kegiatan ini, kita hanya menunggu pengesahan dari BNPB di Jakarta,” jelas Muslimin.
Muslimin juga menyampaikan, keterlibatan lintas pihak sangat penting untuk memastikan dokumen RPB komprehensif, sesuai dengan kondisi dan potensi kerawanan bencana di Kabupaten Pangkep.(sah)

